get app
inews
Aa Text
Read Next : Aset Hampir Dua Kali Lipat, Ini Cerita di Balik Kinerja 2025 Bank Digital yang Melejit

Teknologi AI dan Hotel Pintar Mulai Masuk Industri Perhotelan Indonesia

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:23 WIB
header img
Ilustrasi penggunaan AI dalam industri perhotelan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNewsTangsel.id -Transformasi digital di sektor perhotelan mulai berkembang di Indonesia. Hal ini seiring masuknya teknologi hotel pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang ditawarkan sejumlah perusahaan teknologi global. 

‎Salah satunya, perusahaan teknologi perhotelan asal China, Elong Hotel Technology, resmi memperluas pasar ke Indonesia melalui strategi pengembangan hotel berbasis teknologi digital dan sistem operasional terintegrasi.

‎“Setelah berkembang pesat di pasar luar negeri, seperti Thailand dan Malaysia, kami ingin memperluas jangkauan ekosistem hotel ini secara global," kata CEO ELong Hotel Technology, Xi Dandan, Sabtu (16/5/2026).

‎Dijelaskan, melalui strategi “Eco-Going Global”, perusahaan menawarkan solusi “five-in-one” yang mencakup standar merek, sistem operasional, perangkat digital, dukungan rantai pasok, serta konektivitas finansial.

‎"Model tersebut dirancang untuk membantu merek perhotelan asal Tiongkok mempercepat ekspansi internasional secara efisien," ujarnya.

‎Diungkapkan, ekspansi tersebut dilakukan di tengah pertumbuhan industri pariwisata dan perhotelan nasional sepanjang 2025–2026. Karena tren bisnis perhotelan Indonesia terus menunjukkan tren positif.

‎" Selain menawarkan jaringan hotel, perusahaan juga memperkenalkan teknologi hotel pintar seperti robot layanan, sistem operasional berbasis AI, hingga teknologi konstruksi modular prefabrikasi," terangnya. 

‎Menurutnya, teknologi tersebut dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi operasional hotel, mempercepat proses pembangunan, sekaligus menekan biaya operasional di tengah meningkatnya kebutuhan akomodasi dan layanan digital di sektor pariwisata.

‎"Dalam implementasinya, di Indonesia, kami memperkenalkan sejumlah merek hotel internasional serta sistem operasional hotel berbasis digital. Teknologi yang ditawarkan mencakup sistem manajemen berbasis kecerdasan buatan (AI), robot layanan hotel, hingga teknologi konstruksi modular prefabrikasi yang diklaim dapat mempercepat pembangunan hotel dan menekan biaya operasional," tuturnya.

‎Ditambahkan, perusahaan juga menjadikan Elong Hotel di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, sebagai proyek percontohan. Hotel tersebut mencatat tingkat okupansi hingga 93 persen sepanjang 2025, dengan pendapatan per kamar tersedia (RevPAR) melampaui Rp1,3 juta.

‎"Ke depan, Jakarta akan menjadi salah satu pusat ekspansi regional perusahaan di Asia Tenggara. Kami juga menargetkan pengembangan jaringan bisnis ke sejumlah destinasi utama di Indonesia seiring meningkatnya permintaan sektor pariwisata dan akomodasi," imbuhnya.

‎Selain teknologi operasional, lanjutnya, perusahaan juga membangun sistem rantai pasok digital melalui dukungan Zhiyi Technology. Platform tersebut menyediakan layanan pengadaan barang lintas negara, distribusi logistik, pergudangan lokal, hingga sistem manajemen properti hotel internasional. 

‎"Masuknya teknologi hotel pintar menjadi bagian dari tren digitalisasi industri perhotelan global, termasuk di Indonesia yang mengalami pertumbuhan jumlah hotel dan tingkat okupansi dalam dua tahun terakhir," pungkasnya.

Editor : Elva Setyaningrum

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut