Inovasi Asuransi Kesehatan Digital Diapresiasi di Forum Nasional 2026
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Transformasi digital di industri asuransi kesehatan kini tak lagi sekadar inovasi layanan, tetapi menjadi strategi utama menghadapi lonjakan biaya medis. Hal ini tercermin dari langkah BRI Life yang meraih penghargaan Best Digital Health Insurance Experience dalam ajang Health Insurance Ecosystem Forum 2026.
Penghargaan tersebut menegaskan pergeseran fokus industri menuju penguatan ekosistem digital yang terintegrasi, seiring implementasi regulasi baru seperti POJK No. 36 Tahun 2025. Forum ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara asuransi, regulator, dan fasilitas kesehatan.
Direktur Operasional BRI Life, Andrew Bain, menilai tekanan inflasi medis menjadi tantangan utama yang harus dihadapi bersama oleh seluruh pelaku industri.
“Peningkatan biaya layanan kesehatan menuntut tata kelola yang lebih transparan dan model bisnis yang berkelanjutan,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026).
Menurut Andrew, digitalisasi bukan hanya soal kemudahan layanan, tetapi juga efisiensi dan kontrol biaya yang lebih baik. Melalui integrasi dengan induk usaha, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, BRI Life memperluas akses asuransi kesehatan yang lebih inklusif dan mudah dijangkau masyarakat.
Selain itu, perusahaan juga menekankan pentingnya literasi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan layanan asuransi berbasis teknologi secara optimal. Pendekatan ini dinilai krusial agar transformasi digital tidak hanya dinikmati segmen tertentu, tetapi merata ke seluruh lapisan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi menghadirkan perlindungan kesehatan yang responsif dan berkelanjutan,” tambah Andrew.
Ke depan, penguatan ekosistem digital diproyeksikan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas industri asuransi kesehatan, sekaligus memastikan layanan tetap relevan di tengah perubahan kebutuhan masyarakat
Editor : Hasiholan Siahaan