Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Tangkap Kurir Ganja Belasan Tahun di Tangerang, 3,4 Kg Barang Bukti Disita
Advertisement . Scroll to see content

Kurir Sabu Jaringan Riau-NTB Ditangkap di Bandara Soetta, Selundupkan Narkoba Lewat Anus

Kamis, 02 Juli 2026 | 11:19 WIB
  • author Aries
Kurir Sabu Jaringan Riau-NTB Ditangkap di Bandara Soetta, Selundupkan Narkoba Lewat Anus
Ilustrasi kurir sabu. [Foto: ist]

JAKARTA, iNewsTangsel - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu jaringan lintas pulau Riau-Nusa Tenggara Barat (NTB). Dua orang kurir diringkus di Terminal Kedatangan 2E Bandara Soekarno-Hatta setelah kedapatan membawa sabu yang disembunyikan di dalam tubuh melalui anus.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyelidikan Tim Subdit IV Dittipidnarkoba yang dipimpin Kombes Handik Zusen. Polisi sebelumnya menerima informasi mengenai adanya pengiriman sabu dari Pekanbaru menuju Sumbawa melalui jalur udara.

"Benar, tim yang dipimpin Kombes Handik berhasil mengamankan dua tersangka di Terminal Kedatangan 2E Bandara Soetta. Modusnya cukup ekstrem, yakni memasukkan kapsul berisi sabu ke dalam tubuh melalui anus," ujar Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).

Dari hasil pendalaman, polisi mengidentifikasi dua tersangka bernama Musa dan Muhammad Guntur yang diduga membawa sekitar 500 gram sabu dari Pekanbaru, Riau, menuju Sumbawa, NTB. Narkoba tersebut dibagi masing-masing sebanyak 250 gram dan disimpan di dalam tubuh kedua pelaku.

"Tim melakukan asesmen mendalam dan mendapati target atas nama Musa dan Muhammad Guntur akan membawa paket berisi narkoba jenis sabu sebanyak kurang lebih 500 gram dari Kota Pekanbaru menuju Sumbawa melalui jalur udara yang disimpan di dalam perut dan dimasukkan melalui anus," jelas Eko.

Editor: Aris

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut