Ambulans Dompet Dhuafa Tak Henti Mobilisasi Evakuasi Warga Palestina
“Bagi warga Gaza, kehadiran ambulans ini adalah bukti nyata bahwa mereka tidak berjuang sendirian. Di setiap putaran rodanya, ada doa, air mata, dan solidaritas dari jutaan rakyat Indonesia yang terus mengalir mendampingi perjuangan mereka,” kata General Manager Kesehatan Dompet Dhuafa, dr. Yeni.
Perjuangan untuk menembus batas duka di Gaza tidak hanya dilakukan secara langsung di atas tanah yang luluh lantak tersebut. Dari luar batas wilayah, solidaritas dunia internasional juga terus bergerak menembus kepungan blokade zionis.
Baru-baru ini, kepedulian tersebut mewujud nyata dalam pelayaran misi kemanusiaan global bertajuk Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0. Misi laut ini mengangkut ratusan aktivis dari puluhan negara demi mengantarkan bantuan logistik dan menyuarakan kemerdekaan Palestina.
Di barisan pejuang kemanusiaan ini, terdapat sembilan delegasi dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI). Dua di antaranya merupakan insan terbaik Dompet Dhuafa, yakni Ronggo Wirasanu dan Herman Budianto.
Langkah mulia ini tidaklah mudah. Di tengah Laut Mediterania, kapal kemanusiaan ini sempat diintersepsi secara sepihak dan para delegasi ditahan oleh militer zionis. Namun, keteguhan hati para relawan serta doa tiada henti dari masyarakat Indonesia akhirnya membuahkan hasil manis. Kesembilan delegasi Indonesia tersebut kini telah dibebaskan dan mendarat kembali dengan selamat di Tanah Air.
“Perjalanan luar biasa ini adalah bentuk nyata bahwa kita tidak akan pernah membiarkan saudara-saudara kita di Gaza berjuang sendirian. Kepulangan para delegasi ini justru menjadi pemantik semangat baru bagi kita semua untuk terus mengupayakan bantuan dengan cara-cara yang lebih kuat dan konsisten,” ucap Ketua Pengurus Dompet Dhuafa sekaligus Pengarah GPCI, Ahmad Juwaini.
Keadaan di Gaza semakin hari kian parah. Anak-anak seperti Hala Labad kehilangan masa depan, keluarga, dan tempat bernaung mereka dalam hitungan detik. Namun, doa-doa yang melangit dan bantuan amat berarti bagi mereka.
Amanah masyarakat telah menyelamatkan banyak nyawa melalui Ambulans Dompet Dhuafa yang terus siaga hingga detik ini. Namun, perjuangan belum usai. Kebutuhan bantuan darurat masih sangat mendesak.
Editor : Rizqa Leony PutriMPI Marketing