Bukan Sekadar Seafood, Kuliner Papua Tampil Membawa Cerita Budaya
TANGERANG, iNewsTangsel.id - Bagi sebagian orang, menikmati hidangan seafood identik dengan kesegaran ikan, kepiting, atau lobster yang disajikan dengan beragam pilihan bumbu. Namun, di tengah berkembangnya tren kuliner nusantara, makanan laut juga mulai menjadi medium untuk memperkenalkan identitas budaya dari daerah asalnya. Hal itu terlihat dari hadirnya restoran yang mengangkat kuliner khas Papua di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang.
"Tidak hanya menawarkan aneka olahan hasil laut, restoran ini juga membawa cerita tentang kekayaan alam dan budaya Indonesia Timur yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat," Pemilik restoran, Veronica, Minggu (28/6/2026).
Dijelaskan, salah satu menu yang paling menarik perhatian adalah rahang tuna. Potongan ikan yang jarang ditemukan di restoran seafood pada umumnya itu menjadi sajian khas yang didatangkan langsung dari Sorong, Papua Barat Daya. Selain rahang tuna, tersedia pula aneka olahan kepiting, lobster, hingga ikan bakar yang menggunakan racikan bumbu khas Papua.
"Penggunaan bahan baku dari Papua dilakukan untuk mempertahankan cita rasa asli yang menjadi karakter utama masakan tersebut. Rahang tuna menjadi salah satu menu yang paling banyak diminati. Bahan bakunya kami datangkan langsung dari Papua agar kualitas dan rasanya tetap terjaga," ujarnya.
Diungkapkan, tidak hanya mengandalkan menu makanan, restoran ini juga menghadirkan nuansa budaya Papua melalui pertunjukan tari tradisional yang digelar pada akhir pekan. Selain itu, pengunjung juga dapat melihat berbagai kerajinan khas, seperti noken dan alat musik tifa, serta demonstrasi seni pahat kayu yang menjadi bagian dari budaya masyarakat Papua.
"Alunan musik tradisional dan kostum khas menjadi pelengkap suasana, menghadirkan nuansa Indonesia Timur di tengah kawasan perkotaan," imbuhnya.
Sementara itu, Food vlogger Nex Carlos yang turut menggagas konsep restoran itu menambahkan, kuliner dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas.
"Keaslian rasa juga dijaga dengan melibatkan koki asal Papua serta menggunakan bumbu yang didatangkan langsung dari daerah tersebut. Dengan cara itu, karakter masakan tetap terpelihara meski diolah di luar tanah Papua," terangnya.
Editor : Elva Setyaningrum