Santunan Anak Yatim Berbasis ESG di Tangerang Selatan, Tekankan Dampak Sosial Jangka Panjang
PONDOK AREN, iNewsTangsel.id - Kegiatan santunan anak yatim yang digelar di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Program sosial ini dinilai tepat sasaran karena menyentuh langsung anak-anak yatim yang membutuhkan bantuan di lingkungan sekitar.
Sejumlah warga mengungkapkan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga menghadirkan perhatian dan kepedulian yang selama ini sangat dibutuhkan. Bagi anak-anak yatim, kegiatan seperti ini menjadi momen penting yang memberi rasa diperhatikan dan tidak sendiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Penyaluran santunan dilakukan secara terarah dengan melibatkan unsur masyarakat setempat, sehingga penerima manfaat benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Pendataan yang jelas dan distribusi yang langsung menjangkau anak-anak yatim membuat program ini dinilai lebih efektif dibandingkan kegiatan serupa yang bersifat umum atau simbolis.
Di sisi lain, kegiatan santunan juga memberikan manfaat dalam membangun kepedulian sosial dan mempererat hubungan antara berbagai pihak dengan masyarakat. Momentum ini menjadi ruang untuk berbagi sekaligus menumbuhkan empati, terutama terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih.
Kepala Unit UPS Pondok Jaya, Putri Utami Dewi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian lebih.
“Kami ingin memastikan bantuan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh penerima. Tidak hanya dalam bentuk santunan, tetapi juga melalui kegiatan yang memberi nilai tambah bagi anak-anak,” ujarnya, Jumat (3/7/2027).
Selain memberikan bantuan materi, kegiatan ini juga menghadirkan manfaat sosial yang lebih luas. Masyarakat merasakan adanya peningkatan kepedulian dan solidaritas antarwarga. Kegiatan ini menjadi ruang interaksi yang mempererat hubungan sosial antara berbagai pihak dengan lingkungan sekitar.
Pemimpin Cabang CPS Pondok Aren, Cepi Kurnia Nugraha, menambahkan bahwa program sosial seperti ini tidak hanya soal penyaluran bantuan, tetapi juga tentang bagaimana membangun kepercayaan dan hubungan jangka panjang dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kedekatan yang lebih kuat dengan masyarakat serta memastikan bahwa setiap program sosial dapat memberikan dampak yang berkelanjutan,” kata Cepi.
Manfaat lain yang dirasakan adalah adanya nilai edukatif dalam kegiatan tersebut. Anak-anak tidak hanya menerima santunan, tetapi juga mendapatkan pembelajaran tentang kebersamaan, kepedulian, dan pentingnya berbagi. Hal ini diharapkan dapat membentuk karakter yang lebih kuat sejak dini.
Pemimpin Wilayah PT. Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IX Jakarta 2, Maryono, menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang terarah seperti ini menjadi bagian penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Dengan pendekatan yang lebih terarah, kegiatan santunan anak yatim di Pondok Aren ini menunjukkan bahwa program sosial dapat memberikan dampak nyata jika dijalankan secara tepat sasaran, terstruktur, dan melibatkan masyarakat secara langsung.
Editor : Hasiholan Siahaan