Turnamen Padel Gratis Jadi Ajang Seleksi Atlet Muda Menuju Asia Games
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Tren olahraga padel yang kian populer di ibu kota mulai bertransformasi dari sekadar gaya hidup menjadi jalur pembinaan atlet nasional. Hal ini terlihat dalam gelaran Rosiade Padel Tournament Series-2 yang mencatat lonjakan minat peserta secara signifikan.
Sebanyak 1.100 pendaftar memperebutkan slot terbatas, namun hanya 260 peserta yang dapat bertanding karena keterbatasan waktu dan kapasitas. Tingginya antusiasme ini menunjukkan bahwa padel tidak lagi eksklusif, melainkan mulai menjangkau masyarakat luas lintas usia.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menegaskan, turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga padel di Indonesia, termasuk menjaring atlet potensial untuk ajang internasional seperti Asia Games.
“Kami ingin menjadikan turnamen ini sebagai pintu masuk pembinaan atlet sejak dini, sekaligus mendukung PBPI dalam menyiapkan pemain untuk level Asia,” ujar Andre, Senin (6/7/2026).
Berbeda dari seri sebelumnya, Series-2 menghadirkan kategori yang lebih beragam, mulai dari beginner hingga lower bronze, serta kelompok usia U-12. Format ini dinilai memperluas peluang partisipasi sekaligus memetakan kemampuan atlet secara lebih terstruktur.
Ke depan, Andre mengungkapkan rencana turnamen khusus junior pada Agustus 2026 yang akan menjadi ajang seleksi akhir kelompok umur menuju kompetisi Asia-Pasifik. Kategori yang disiapkan mencakup U-8 hingga U-18, menandai keseriusan pembinaan jangka panjang.
Selain kompetisi, penyelenggara juga menghadirkan berbagai fasilitas gratis seperti konsumsi, pemeriksaan kesehatan, hingga hadiah uang tunai dan voucher umroh, yang semakin menarik minat masyarakat.
Fenomena ini turut didorong oleh semakin banyaknya lapangan padel dengan harga sewa yang kian terjangkau. Kondisi tersebut membuat padel berpotensi berkembang menjadi olahraga keluarga sekaligus olahraga massal di Indonesia.
Dengan tren positif ini, padel diprediksi tidak hanya menjadi olahraga populer di perkotaan, tetapi juga mampu melahirkan atlet berprestasi yang siap bersaing di panggung internasional dalam waktu dekat.
Editor : Hasiholan Siahaan