Kompetisi Trading Kripto 2026 Uji Strategi dan Volume Transaksi Peserta
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Momentum Pesta Bola Dunia 2026 turut dimanfaatkan dalam berbagai aktivitas digital, termasuk kompetisi trading aset kripto yang mengusung konsep berbasis volume transaksi dan strategi perdagangan.
Kompetisi ini membuka peluang bagi peserta untuk mengumpulkan poin dari aktivitas trading di pasar spot maupun futures dalam periode tertentu. Poin yang terkumpul kemudian menjadi dasar penentuan peringkat hingga akhir kompetisi.
Presiden Direktur PT Pintu Kemana Saja, Andy Putra, mengatakan bahwa ajang ini dirancang sebagai sarana untuk menguji kemampuan pengguna dalam mengelola strategi trading di tengah dinamika pasar.
“Trading tidak hanya soal transaksi, tetapi juga membutuhkan riset, disiplin, dan penentuan waktu yang tepat. Kompetisi ini diharapkan bisa menjadi ruang bagi pengguna untuk mengasah kemampuan tersebut,” ujar Andy, Senin (5/7/2026).
Selain itu, terdapat mekanisme tambahan berupa pengali poin yang dikaitkan dengan hasil pertandingan Pesta Bola Dunia 2026. Skema ini memberikan potensi peningkatan nilai poin bagi peserta, tergantung performa tim yang dipilih dalam kompetisi.
Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp150 juta dan dibagi dalam dua kategori, yakni spot dan futures. Seluruh hadiah diberikan dalam bentuk aset digital berbasis indeks saham global yang dapat diperdagangkan di platform terkait.
Meski demikian, Andy mengingatkan bahwa aktivitas perdagangan aset kripto tetap memiliki risiko tinggi. “Setiap pengguna perlu memahami karakteristik aset dan risiko yang ada sebelum mengambil keputusan transaksi,” katanya.
Kompetisi ini mencerminkan semakin berkembangnya inovasi di industri aset digital yang menggabungkan unsur hiburan global dengan aktivitas keuangan, sekaligus menuntut kesiapan pengguna dalam menghadapi volatilitas pasar.
Editor : Hasiholan Siahaan