get app
inews
Aa Text
Read Next : Likuidasi Miliaran Dolar Guncang Pasar Kripto Awal 2026

Nilai Tokenisasi Dunia Capai Rp423 Triliun, Pilihan Investasi Kian Beragam

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:56 WIB
header img
Tokenisasi memungkinkan hak kepemilikan atas aset—seperti saham, obligasi, dan komoditas—direpresentasikan dalam bentuk token digital yang dapat diperdagangkan. Foto ist

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Pasar tokenisasi aset dunia (real world assets/RWA) dilaporkan menembus sekitar US$25 miliar, menandai percepatan integrasi aset konvensional ke jaringan blockchain. Di tengah tren tersebut, platform kripto PT Pintu Kemana Saja menambahkan 10 tokenized assets global ke aplikasinya.

Perusahaan menyebut tokenisasi memungkinkan hak kepemilikan atas aset—seperti saham, obligasi, dan komoditas—direpresentasikan dalam bentuk token digital yang dapat diperdagangkan. “Tokenisasi membuka akses pada beragam kelas aset melalui infrastruktur blockchain,” kata Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, daftar baru mencakup token yang merepresentasikan saham dan ETF global. Menurutnya, langkah ini memberi opsi diversifikasi di luar aset kripto murni. “Pengguna dapat mengakses eksposur terhadap aset global dalam format tokenisasi,” ujarnya.

Di sisi regulasi, perusahaan menyatakan beroperasi di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan. Namun, perkembangan cepat produk tokenisasi juga memunculkan kebutuhan penguatan literasi risiko dan kejelasan mekanisme perlindungan investor, terutama terkait valuasi aset dasar dan likuiditas pasar sekunder.

Data on-chain yang dirujuk perusahaan menunjukkan nilai tokenisasi RWA telah melampaui US$25 miliar. Tren tersebut dikaitkan dengan minat institusi serta klaim efisiensi transaksi dan transparansi pencatatan berbasis blockchain. PINTU menyatakan saat ini tersedia ratusan aset kripto di platformnya, sementara penambahan produk tokenisasi akan terus dievaluasi mengikuti dinamika pasar dan kepatuhan regulasi.

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut