Ganti Nama, Perusahaan Ini Siap Bertransformasi ke Bisnis Energi
TANGERANG, iNewsTangsel.id - PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) resmi memulai babak baru transformasi bisnisnya setelah seluruh agenda dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Kedua yang digelar, Rabu (8/7/2026). Perusahaan tersebut bersiap mengambil langkah strategis setelah memperoleh persetujuan pemegang saham untuk mengubah arah bisnis perusahaan dengan ekspansi ke sektor energi.
"Salah satu keputusan dalam rapat tersebut adalah perubahan nama perusahaan menjadi PT Oxala Energy International Tbk. Selain itu, pemegang saham juga menyetujui pemindahan kedudukan hukum perseroan dari Kota Tangerang, Banten, ke kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, guna mendukung efektivitas koordinasi operasional," kata Direktur Perseroan, Noprian, Kamis (9/7/2026).
Ia menjelaskan, dalam rapat tersebut, pemegang saham juga menyetujui peningkatan modal dasar perseroan dari Rp200 miliar menjadi Rp274 miliar. Dengan demikian, jumlah saham meningkat dari 10 miliar lembar menjadi 13,7 miliar lembar.
"Langkah tersebut merupakan bagian dari persiapan struktur permodalan untuk mendukung aksi korporasi berikutnya, termasuk rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue yang ditargetkan berlangsung pada tahun ini," terangnya.
Menurutnya, transformasi ini merupakan kelanjutan dari rangkaian agenda korporasi sejak masuknya PT Morris Capital Indonesia (MCI) sebagai pemegang saham pengendali pada Oktober 2025. Setelah menyelesaikan Penawaran Tender Wajib pada Januari 2026 dan menggelar RUPS Tahunan serta RUPSLB pada Juni 2026, perseroan kini memasuki tahap persiapan investasi di sektor energi.
"Tahapan selanjutnya adalah melakukan kajian dan uji tuntas (due diligence) terhadap rencana penyertaan pada entitas di sektor energi sebelum diajukan kembali kepada pemegang saham dalam RUPSLB berikutnya," ujar Noprian.
Ia menegaskan, hasil RUPSLB Kedua menjadi fondasi penting bagi transformasi perusahaan. Karena merupakan langkah administratif penting dalam rangkaian persiapan transformasi Perseroan.
"Kami mengapresiasi partisipasi para pemegang saham dan akan melanjutkan proses ini dengan tata kelola yang cermat dan transparan, sejalan dengan ketentuan yang berlaku," imbuhnya.
Ia mengungkapkan, perseroan selanjutnya akan menyelesaikan seluruh proses administrasi hukum atas perubahan nama, kedudukan, dan modal dasar sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI)
Dengan rampungnya persetujuan seluruh agenda rapat ini, kami optimistis memiliki kepastian yang lebih kuat untuk merealisasikan rights issue sekaligus mempercepat ekspansi ke sektor energi pada 2026. Transformasi tersebut diharapkan membuka peluang pertumbuhan baru serta memperkuat posisi perseroan di industri energi yang dinilai memiliki prospek jangka panjang," tutupnya.
Editor : Elva Setyaningrum