Teater Koma Pentaskan Rumah Sakit Jiwa, Soroti Isu Kesehatan Mental Modern
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Teater Koma kembali menghadirkan pementasan “Rumah Sakit Jiwa” sebagai refleksi tajam atas meningkatnya kompleksitas persoalan kesehatan mental di tengah perubahan sosial modern. Lakon legendaris ini akan dipentaskan pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Berbeda dari sekadar nostalgia karya lama, pementasan produksi ke-237 ini justru menyoroti bagaimana dinamika sosial saat ini—mulai dari tekanan hidup, perkembangan teknologi, hingga krisis kemanusiaan—mempengaruhi kondisi psikologis masyarakat.
Sutradara Rangga Riantiarno mengatakan naskah yang pertama kali dipentaskan pada 1991 tersebut kini terasa semakin relevan. “Dulu belum ada internet, sekarang dunia berubah sangat cepat. Tekanan terhadap mental manusia juga semakin besar,” ujarnya, Sabtu (18/7/2026).
Pementasan ini mengangkat kisah Rogusta, dokter baru yang mencoba menghadirkan pendekatan humanis dalam merawat pasien di rumah sakit jiwa.
Namun, upayanya justru berbenturan dengan sistem lama yang kaku, memicu konflik dan perebutan pengaruh di dalam institusi tersebut.
Melalui cerita tersebut, Teater Koma mengajak penonton mempertanyakan kondisi sosial saat ini, bahkan memunculkan refleksi apakah kehidupan modern perlahan menyerupai “rumah sakit jiwa” secara metaforis.
Untuk memperkuat kedalaman cerita, para pemain melakukan riset langsung ke rumah sakit jiwa serta berdiskusi dengan psikolog dan psikiater. Pendekatan ini dilakukan agar karakter yang ditampilkan lahir dari empati dan pemahaman yang kuat.
Dari sisi visual, perancang busana Samuel Wattimena dan Rima Ananda menghadirkan kostum yang tidak hanya estetis, tetapi juga menggambarkan dinamika psikologis tiap karakter di atas panggung.
Tingginya antusiasme publik terlihat dari penjualan tiket yang telah mencapai sekitar 70 persen menjelang pementasan. Tiket dijual mulai dari Rp100 ribu hingga Rp850 ribu.
Editor : Hasiholan Siahaan