Jadi Tuan Rumah IGP 2026, Indonesia Siap Sambut 300 Atlet Jetski dari 40 Negara
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Indonesia bersiap menjadi tuan rumah ajang bergengsi Indonesia International Jetsports Grand Prix (IGP) 2026 yang akan mempertemukan ratusan atlet jetski dari berbagai negara. Kejuaraan internasional tersebut diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga jetski nasional sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet muda Indonesia yang mampu bersaing di level dunia.
Ketua Umum Indonesia Jetsports Boating Association (IJBA), Syaiful Sutan Aswar, mengatakan penyelenggaraan IGP 2026 menjadi kesempatan emas untuk menarik minat generasi muda mengenal olahraga jetski sejak dini.
Menurutnya, proses mencetak atlet profesional membutuhkan waktu panjang sehingga pembinaan harus dimulai melalui ajang-ajang internasional seperti IGP.
"Itu harapan saya karena saya tahu itu tidak akan mudah. Proses itu tidak sebentar, tetapi membutuhkan puluhan tahun," ujar Syaiful di Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Ia menegaskan kesabaran dan konsistensi menjadi kunci utama dalam membangun atlet yang mampu bersaing di panggung dunia. Syaiful mencontohkan perjalanan dua pebalap Indonesia, Aero Sutan Aswar dan Asqa Sutan Aswar, yang dipersiapkan selama bertahun-tahun hingga mampu tampil di level internasional.
"Saya melatih mereka ini puluhan tahun. Setiap hari kerja mereka hanya sekolah dan jetski. Mereka ini tidak tahu dunia luar. Saya tidak pernah didik mereka untuk ke mana-mana," katanya.
Indonesia International Jetsports Grand Prix (IGP) 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2–6 Desember 2026 di Jetski Academy Indonesia, Ancol, Jakarta Utara. Kejuaraan yang sebelumnya bernama Indonesia International Jetsport World Series 2026 itu mengalami perubahan nama dan jadwal sebagai hasil kesepakatan antara IJBA dan International Jet Sports Boating Association (IJSBA).
Syaiful memastikan perubahan tersebut tidak memengaruhi format pertandingan karena sistem balapan tetap menggunakan penghitungan poin. "Untuk (sistem) balapannya di sini tidak ada perubahan. Perubahan hanya nama saja. Kalau konsep dan cara bertanding sama, yakni menggunakan sistem poin," jelasnya.
IGP 2026 diproyeksikan diikuti sekitar 300 peserta dari lebih dari 40 negara dan menjadi fondasi penyelenggaraan Indonesia Jetsports World Series (IJWS) yang akan resmi bergulir mulai 2027. Kehadiran para atlet, tim, sponsor, media, dan wisatawan mancanegara diharapkan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, UMKM, ekonomi kreatif, hingga promosi investasi Indonesia.
Melalui penyelenggaraan Indonesia International Jetsports Grand Prix 2026, Indonesia tidak hanya menunjukkan kapasitasnya sebagai penyelenggara kejuaraan olahraga berstandar dunia, tetapi juga memperkuat posisi sebagai destinasi unggulan sport tourism di kawasan Asia. Ajang ini menjadi langkah strategis IJBA dan IJSBA dalam membangun kalender kompetisi jetsports internasional yang profesional, kompetitif, dan berkelanjutan sekaligus mengangkat nama Indonesia di mata dunia.
Editor : Aris