Menjelang HUT RI ke-81, Pesanan Bambu Panjat Pinang di Tangerang Meningkat
TANGERANG, iNewsTangsel.id -Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-81 aktivitas perajin panjat pinang berbahan bambu di Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, mulai meningkat.
Sejumlah perajin dan pedagang bambu mulai menerima pesanan perlengkapan untuk berbagai kegiatan perayaan kemerdekaan.
Salah seorang pedagang bambu, Warkasi (54) mengatakan, permintaan bambu untuk kebutuhan perayaan kemerdekaan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Karena selain digunakan sebagai media perlombaan panjat pinang, bambu juga banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai penyangga umbul-umbul dan perlengkapan kegiatan peringatan HUT RI.
“Alhamdulillah tahun ini ada kenaikan. Kalau tahun lalu bambu untuk panjat pinang pesanannya ada 10 unit. Kalau tahun ini sudah 20 unit. Mudah-mudahan lebih banyak lagi,” ujarnya, Jumat (14/8/2026).
Ia menjelaskan, untuk satu unit panjat pinang berbahan bambu dengan tinggi sekitar 8 meter dijual sekitar Rp300 ribu. Harga tersebut masih bisa disesuaikan berdasarkan kesepakatan dengan pembeli. Adapun bambu yang digunakan umumnya merupakan jenis bambu gombong yang berasal dari sejumlah daerah di Banten, seperti Rangkasbitung, Bayah, Kabupaten Lebak, dan Pandeglang.
"Penggunaan bambu menjadi alternatif masyarakat karena harganya relatif lebih terjangkau dibandingkan menggunakan pohon pinang. Sedangkan, harga pohon pinang asli untuk perlombaan dapat mencapai jutaan rupiah per batang," terangnya.
Menurutnya, proses pembuatan panjat pinang dari bambu dilakukan secara bertahap. Batang bambu terlebih dahulu dilubangi, kemudian dipasang bambu berbentuk silang dan dirangkai membentuk lingkaran di bagian pucuk sebagai tempat mengaitkan hadiah perlombaan.
"Setelah rangkaian selesai, permukaan bambu diamplas untuk menghilangkan bulu-bulu halus sekaligus membuat permukaannya lebih licin. Untuk membuat dua unit panjat pinang, proses pengerjaan membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua hari," ungkapnya.
Selain perlengkapan panjat pinang, lanjut Warkasi, permintaan bambu juga datang untuk kebutuhan pemasangan umbul-umbul dan baliho. Bambu untuk penyangga umbul-umbul dijual sekitar Rp100 ribu per ikat yang berisi 10 batang. Sedangkan bilah bambu untuk pemasangan baliho dibanderol sekitar Rp250 ribu per unit.
"Pesanan perlengkapan tersebut mayoritas berasal dari wilayah Tangerang dan sekitarnya. Sebagian pesanan bahkan dikirim hingga Tangerang Selatan," imbuhnya.
Editor : Elva Setyaningrum