Premi Naik 53 Persen, Perusahaan Ini Perkuat Bisnis Asuransi Jiwa Kredit
Selain premi, pembayaran klaim dan manfaat kepada nasabah juga meningkat. Pada Semester I 2026, nilainya mencapai Rp107,1 miliar, naik dari Rp56,7 miliar pada periode yang sama 2025.
Sementara itu, kinerja keuangan sepanjang 2025 menunjukkan penguatan. Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit sesuai PSAK 117, Ciputra Life membukukan laba bersih Rp99,3 miliar, naik 95 persen dari Rp51 miliar pada 2024.
Total aset pada akhir 2025 mencapai Rp1,3 triliun, investasi Rp1,1 triliun, dan ekuitas Rp312,3 miliar. Masing-masing meningkat 29 persen, 30 persen, dan 64 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari sisi permodalan, Risk Based Capital (RBC) Ciputra Life tercatat 315 persen pada akhir 2025, berada di atas batas minimum yang dipersyaratkan regulator.
Perusahaan juga telah menerapkan PSAK 117 atau standar akuntansi kontrak asuransi dalam laporan keuangan 2025. Laporan tersebut telah diaudit dengan opini wajar tanpa modifikasian dan disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan.
Hengky menegaskan pertumbuhan bisnis akan tetap dibarengi dengan pengelolaan risiko dan pemenuhan kewajiban kepada nasabah secara prudent.
Editor : Hasiholan Siahaan