7000 Mahasiswa Baru Ini Dibekali Strategi Kepemimpinan di Tengah Derasnya Perkembangan Teknologi
TANGERANG, iNewsTangsel - Menyambut kehadiran 7000 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 dari berbagai daerah dan mancanegara Universitas Pelita Harapan (UPH) memberikan pembekalan kepada mahasiswa dalam menghadapi era pesatnya perkembangan teknologi. Melalui gelaran UPH Festival 2026 di kampus Tangerang dan Medan, kegiatan ini diharapkan memicu pemahaman mahasiswa akan identitas diri dan panggilan hidupnya.
Kegiatan ini berfokus mengajak seluruh mahasiswa menemukan bagaimana potensi akademis serta talenta mereka dapat dipergunakan untuk melayani dan membawa dampak positif bagi masyarakat. Guna memastikan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan era modern, pihak kampus menekankan pentingnya pembentukan karakter yang berlandaskan pada True Knowledge, Faith in Christ, dan Godly Character. Pihak kampus meyakini bahwa fondasi spiritual dan intelektual yang kokoh merupakan kunci utama agar generasi muda tidak tergerus oleh kompleksitas dinamika zaman.
Founder and Trustee Chair UPH, Dr. (H.C.) James T. Riady, menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membina generasi muda agar memiliki kemampuan berpikir kritis dan mandiri. "Di UPH, kami percaya bahwa generasi muda hadir bukan untuk dihancurkan, melainkan untuk dibangun. Bukan untuk dibungkam, melainkan untuk diperlengkapi," ujar James dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (31/8/2026).
Sejalan dengan visi tersebut, President of UPH Dr. Stephanie Riady, B.A., M.Ed., menyampaikan bahwa keberadaan para mahasiswa baru di kampus bukanlah sebuah kebetulan semata. "Pendidikan adalah tentang menjadi diri kita sebagaimana kita diciptakan, serta menggunakan apa yang telah kita pelajari untuk mengasihi Tuhan, melayani sesama, dan mentransformasi masyarakat," tutur Stephanie.
Sementara itu, Rektor UPH Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., menggarisbawahi komitmen universitas untuk memberikan pembinaan pribadi yang utuh dari segi intelektual, spiritual, emosional, hingga sosial. "Setiap mahasiswa akan diperlengkapi bukan hanya untuk sebuah karier, melainkan untuk sebuah panggilan," tegas Jonathan saat menjelaskan kesiapan fasilitas kampus.
Rangkaian acara tiga hari ini diisi dengan refleksi lima pertanyaan mendasar, pertunjukan drama musikal Imago Dei Night, hingga tradisi lari bersama Founder's 5K Run. Puncak kemeriahan festival ditutup secara spektakuler melalui Parents Gathering, Alumni Homecoming, serta Imago Dei Celebration Concert and Fireworks yang megah.
Melalui ekosistem pendidikan holistis ini, UPH tidak hanya mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja, tetapi juga melahirkan transformational servant leaders. Para mahasiswa baru kini siap melangkah melintasi perjalanan akademik untuk menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas dan berdampak luas bagi dunia.
Editor : Aris