Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Cara Industri Garmen RI Bisa Raup Tambahan USD2 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Wamenperin Ungkap Potensi Indonesia Jadi Basis Produksi Industri Elektronika

Jum'at, 11 September 2026 | 11:11 WIB
  • author Hasiholan
Wamenperin Ungkap Potensi Indonesia Jadi Basis Produksi Industri Elektronika
Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menilai pengembangan industri elektronika di Indonesia terus menunjukkan peningkatan kapasitas manufaktur. Foto istimewa

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menilai pengembangan industri elektronika di Indonesia terus menunjukkan peningkatan kapasitas manufaktur. Hal itu terlihat dari ekspansi fasilitas produksi Midea Electronics Indonesia di Cikarang dan Karawang.

Faisol mengatakan investasi tersebut menjadi salah satu gambaran meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap prospek industri manufaktur nasional. Penguatan kapasitas produksi juga dinilai dapat memperluas kemampuan Indonesia memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus pasar internasional.

Dalam peresmian pabrik Midea di Cikarang, Faisol menyebut produksi perusahaan telah mencapai 3 juta unit yang terdiri dari produk AC, refrigerator, dan mesin cuci. Hingga 2026, ekspor Midea Electronics Indonesia juga disebut telah mencapai sekitar 2 juta unit ke sejumlah negara di kawasan ASEAN dan Amerika Utara.

"Pengembangan manufaktur perlu diikuti dengan penguatan rantai pasok, peningkatan penggunaan komponen dalam negeri, serta penguasaan teknologi dan inovasi. Pemerintah juga mendorong penerapan SNI wajib dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk memperkuat industri nasional", tegas Faisol, Jumat (11/9/2026).

Dari sisi legislatif, Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto menilai ekspansi investasi manufaktur dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia. Investasi tersebut juga dinilai berpotensi meningkatkan daya saing produk yang diproduksi di dalam negeri.

“Ekspansi investasi seperti ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing produk yang diproduksi di dalam negeri,” ujar Darmadi.

Midea sebelumnya terus memperluas fasilitas manufakturnya di Indonesia. Pabrik Residential Air Conditioner di Cikarang berdiri di atas lahan 51.405 meter persegi, sementara fasilitas refrigerator di Karawang dibangun di atas lahan lebih dari 150.000 meter persegi.

Selain Faisol dan Darmadi, kegiatan tersebut dihadiri Plt Direktur Industri Elektronika dan Telematika (IET) Rifqi Ansari, President Director Midea Electronics Indonesia Jack Ding, President Residential Air Conditioner PT Jaya Refrigeration Equipment Ma Kai, President Washing Machine PT Jaya Refrigeration Equipment Wang Lei, serta President Refrigerator PT Jaya Refrigeration Equipment Ye Tao.

Sementara itu, President Residential Air Conditioner PT Jaya Refrigeration Equipment Ma Kai menegaskan perusahaan akan melanjutkan penguatan investasi dan produksi lokal, termasuk meningkatkan kerja sama dengan pemasok dalam negeri.

“Kami akan terus memperkuat investasi dan produksi lokal, meningkatkan penggunaan pemasok dalam negeri, serta menjalankan operasional yang aman, patuh terhadap regulasi, dan berkelanjutan untuk memberikan kontribusi positif bagi Indonesia,” ujar Ma Kai.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut