Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pendidikan Tinggi Berbasis Daring Jadi Sorotan dalam Studi Kasus Marketing Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Fenomena Baru Belanja Era Digital: Konsumen Lebih Kritis Sebelum Transaksi, Brand Dituntut Adaptif

Senin, 14 September 2026 | 10:36 WIB
  • author Aries
Fenomena Baru Belanja Era Digital: Konsumen Lebih Kritis Sebelum Transaksi, Brand Dituntut Adaptif
Perilaku konsumen era digital kian kritis dalam memilih produk. Pergeseran strategi brand dalam memenangkan hati konsumen diulas dalam Infobrand Forum 2026 dan Brand Choice Award 2026. [Foto: ist]

JAKARTA, iNewsTangsel – Lanskap bisnis di Indonesia mengalami pergeseran signifikan seiring dengan tingginya penggunaan teknologi yang membentuk ulang pola interaksi masyarakat. Konsumen masa kini tidak lagi bertindak pasif, melainkan secara aktif mencari data melalui mesin pencari di internet, membandingkan opsi di marketplace, hingga memantau ulasan pengguna sebelum menentukan transaksi.

Pentingnya pemetaan dinamika konsumen tersebut melatarbelakangi hadirnya forum edukatif bagi para pelaku industri bertajuk The 42nd Infobrand Forum 2026. Mengusung tema Customer Behavior in The Digital Era, agenda strategis ini mengurai transformasi persepsi dan pola pikir publik dalam memilah produk unggulan di ranah siber.

Pakar Perilaku Konsumen Sekolah Bisnis IPB University, Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc., menjelaskan bahwa persaingan bisnis modern tidak lagi sebatas keunggulan kualitas fisik produk. Kunci keberhasilan brand saat ini terletak pada kemampuan membangun relasi emosional, kepercayaan, serta pengalaman positif di seluruh titik interaksi digital konsumen.

Kilas balik ulasan positif dan reputasi transparan di ruang publik kini menjadi penentu utama dalam mengamankan minat transaksi masyarakat. Tanpa pemahaman mendalam terhadap perubahan ekosistem ini, korporasi berisiko kehilangan relevansi serta loyalitas pelanggan di tengah serbuan kompetitor.

Menjawab tantangan tersebut, penyelenggaraan forum ini turut dirangkaikan dengan penyerahan apresiasi bergengsi Brand Choice Award Special Achievement 2026. Ajang ini memberikan pengakuan kepada merek-merek yang terbukti sukses mendominasi preferensi publik pada sektor Mom & Kids, Health & Beauty, hingga Home & Living.

"Tingkat keterpilihan publik menjadi indikator valid atas keberhasilan komunikasi digital suatu entitas bisnis. Masyarakat modern tidak sekadar berburu fungsi dasar produk, melainkan mengejar nilai kemudahan, relevansi, serta kenyamanan pengalaman yang ditawarkan," ujar CEO Infobrand, Susilowati Ningsih, dalam keterangannya, dikutip Senin (14/9/2026).

Penilaian penghargaan ini didasarkan pada riset komprehensif Brand Choice Index yang mengukur aspek kesadaran merek, preferensi transaksi, hingga keterlibatan di media sosial. Parameter terukur ini memastikan bahwa apresiasi diberikan secara objektif kepada entitas yang benar-benar unggul dalam menjawab kebutuhan pasar.

Sementara itu, menurut CEO TRAS N CO Indonesia, Tri Raharjo, riset ini dirancang untuk membaca cara pandang konsumen sebagai individu yang makin kritis dan berdaya. "Memahami customer behavior menjadi fondasi penting dalam membangun strategi brand yang relevan," tegas Tri.

Sejumlah nama besar sukses memenangi penghargaan tahun ini, di antaranya Dermatix untuk segmen kecantikan, Loluna untuk kategori kebutuhan anak, hingga Dekkson dan Modena pada sektor perlengkapan rumah. Kehadiran penghargaan ini diharapkan mampu memacu semangat inovasi pelaku usaha dalam menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat Indonesia.
 

Editor: Aris

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut