Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dari Dapur Sederhana Dermiyanti Sukses Buka Lapangan Kerja Bagi Sesama Perempuan
Advertisement . Scroll to see content

Tren Baru Waralaba Kuliner Mobile Kian Dilirik, Usaha Praktis dengan Potensi Cuan

Senin, 21 September 2026 | 04:52 WIB
  • author Aries
Tren Baru Waralaba Kuliner Mobile Kian Dilirik, Usaha Praktis dengan Potensi Cuan
Konsep bisnis kuliner bergerak kini semakin diminati masyarakat karena menawarkan efisiensi operasional tanpa perlu menyewa bangunan fisik. [Foto: ist]

JAKARTA, iNewsTangsel - Konsep bisnis kuliner bergerak kini semakin diminati masyarakat karena menawarkan efisiensi operasional tanpa perlu menyewa bangunan fisik. Model penjualan mobile ini mulai menjadi dan jadi tren baru waralaba di pusat keramaian seperti area perkantoran, kampus, dan perumahan.

Peluang kemitraan F&B ini menawarkan fleksibilitas bagi para investor melalui dua pilihan skema pengelolaan. Seperti yang ditawarkan waralaba produk SiPaling Nasi Padang Keliling dengan nilai investasi awal mulai dari Rp37 juta untuk armada sepeda listrik hingga paket kendaraan bajaj.

Untuk paket jenis Regular, operasional harian dan pengelolaan bisnis dijalankan secara mandiri penuh oleh pihak mitra. Pilihan ini sangat cocok bagi pelaku usaha pemula yang ingin terjun langsung mengelola lini bisnisnya.

Sementara itu, tersedia pula skema Autopilot dengan nilai investasi mulai dari Rp65 juta bagi investor yang menginginkan kemudahan. Seluruh operasional harian, mulai dari penyediaan bahan, rekrutmen karyawan, hingga penyiapan produk ditangani sepenuhnya oleh tim manajemen.

"Target kemitraan ini menyasar calon pengusaha yang menginginkan kepraktisan. Kehadiran sistem terintegrasi memudahkan pemilik modal bisa terjun ke industri kuliner tanpa harus membangun manajemen dari awal," ujar General Manager Cipta Ruang Usaha, Ririn Febryanti, dalam keterangannya, dikutip Minggu (20/9/2026).

Setiap mitra SiPaling Nasi Padang Keliling akan mendapatkan fasilitas komplit berupa armada siap pakai, hak penggunaan merek, hingga panduan standar operasional. Dukungan pemasaran serta pendampingan berkala juga disiapkan guna menjaga mutu pelayanan di setiap titik jualan.

Dari sisi potensi finansial, bisnis ini diperkirakan mampu membukukan penjualan minimal 75 hingga 100 porsi setiap harinya. Dengan volume penjualan tersebut, estimasi balik modal dapat dicapai dalam rentang waktu 6 hingga 15 bulan.

Ekspansi area jualan saat ini terus diperluas mencakup berbagai kota besar di pulau Jawa hingga Bali. Kehadiran inovasi armada bergerak ini menjadi angin segar bagi pertumbuhan sektor waralaba nasional.

Editor: Aris

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut