Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Industri Kriya Indonesia Masuk Era Teknologi, Ini yang Disiapkan INACRAFT 2026
Advertisement . Scroll to see content

17.000 Siswa Ikuti Kunjungan Pabrik, Belajar Langsung Mengenal Dunia Industri

Senin, 28 September 2026 | 20:25 WIB
  • author Hasiholan
17.000 Siswa Ikuti Kunjungan Pabrik, Belajar Langsung Mengenal Dunia Industri
Bagi siswa, kegiatan ini dapat menjadi kesempatan untuk mengenal proses kerja industri sekaligus memperluas wawasan mengenai penerapan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Foto istimewa

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Kegiatan belajar di luar kelas semakin menjadi pilihan untuk memperkenalkan siswa pada lingkungan kerja dan proses industri secara langsung. Salah satunya melalui kunjungan edukatif ke fasilitas produksi yang memungkinkan pelajar melihat penerapan teknologi dan standar kualitas dalam dunia industri.

Lebih dari 17.000 siswa dari berbagai daerah di Indonesia telah mengikuti program kunjungan pabrik yang berlangsung sejak 2023. Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi, dengan mayoritas peserta saat ini berasal dari tingkat SMP dan SMA.

Dalam kunjungan tersebut, para siswa mendapat kesempatan mengamati secara langsung tahapan produksi, penggunaan teknologi, hingga penerapan kebersihan dan standar kualitas di lingkungan industri makanan dan minuman. Fasilitas seperti galeri dan ruang observasi juga digunakan untuk memberikan gambaran proses produksi secara aman dan edukatif.

Dari sisi pendidikan, kegiatan kunjungan industri memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal lebih jauh hubungan antara teknologi, inovasi, kebersihan, serta pengendalian kualitas dalam proses produksi.

Kepala SDIT El Rifaat Kreatif, Deliana Sagitalia, S.Si., M.Pd., menilai pengalaman melihat proses produksi secara langsung memberikan pemahaman yang berbeda bagi siswa.

“Kunjungan seperti ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi siswa, karena mereka dapat melihat langsung proses produksi pembuatan es krim Joyday dan memahami bagaimana teknologi digunakan dalam industri,” katanya, Senin (28/9/2026).

Program kunjungan tersebut menjadi salah satu bentuk pembelajaran berbasis pengalaman yang mempertemukan lingkungan pendidikan dengan dunia industri. Bagi siswa, kegiatan ini dapat menjadi kesempatan untuk mengenal proses kerja industri sekaligus memperluas wawasan mengenai penerapan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Presiden Direktur PT Yili Indonesia Dairy, Yu Miao, mengatakan pengalaman langsung dapat membantu siswa memahami materi pembelajaran secara lebih konkret.

“Pembelajaran tidak hanya terjadi melalui buku atau teori, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang dapat memperluas wawasan anak-anak,” ujar Yu Miao.

Menurut dia, kunjungan pabrik tersebut dilaksanakan secara rutin setiap bulan dan terbuka bagi sekolah dari berbagai wilayah Indonesia. Antusiasme juga datang dari sekolah di luar Pulau Jawa, termasuk Sumatera dan Kalimantan.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut