Pemkot Tangsel Bekali Karang Taruna dengan Keterampilan Produksi Konten Digital
CIPUTAT, iNewsTangsel.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memperkuat literasi digital dengan mendorong generasi muda untuk mencetak peluang ekonomi baru melalui penguasaan teknologi. Langkah strategis ini diwujudkan secara masif lewat program Pelatihan Produksi Konten Digital Pemuda yang menyasar kalangan pemuda di tingkat akar rumput.
Inisiatif ini dirancang untuk membekali para pemuda dengan skillset digital aplikatif yang bernilai ekonomis tinggi di industri kreatif. Salah satu pelatihan yang sukses menyedot perhatian publik digelar di Kelurahan Buaran berkat kolaborasi erat antara pemerintah dan Karang Taruna setempat.
Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin, menegaskan bahwa kemampuan literasi digital kini menjadi senjata utama anak muda dalam menghadapi persaingan zaman. "Sekarang ini Tangsel membutuhkan anak-anak muda yang paham digitalisasi, kemampuan seperti ini banyak dicari dan menjadi bekal penting," ujar Asep, dalam keterangannya, Senin (28/9/2026).
Pemerintah Kota Tangsel memastikan program pemberdayaan ekonomi kreatif ini tidak hanya berhenti di satu wilayah, tetapi akan direplikasi secara merata ke seluruh kecamatan. Langkah perluasan ini dilakukan guna membuka cakrawala berpikir anak muda agar mampu menangkap peluang besar di balik pesatnya ekosistem digital.
Inisiatif pelatihan mandiri di Kelurahan Buaran sendiri merupakan hasil usulan langsung masyarakat melalui jalur resmi F1 Musrenbang. Asep memberikan apresiasi tinggi terhadap keaktifan pemuda lokal yang berhasil menyalurkan aspirasi pembangunan melalui perencanaan resmi pemerintah daerah.
Guna mendukung produktivitas para kreator muda, Pemkot Tangsel turut menyiagakan infrastruktur penunjang berupa fasilitas WiFi gratis di berbagai titik balai warga. Akses internet berkecepatan tinggi tersebut disediakan secara bebas agar dapat dimanfaatkan langsung untuk riset maupun proses produksi konten kreatif.
Pemkot juga secara konsisten menggelar kompetisi berkala bertajuk Ngontenin Tangsel dengan total hadiah jutaan rupiah sebagai ajang pembuktian bakat. Langkah stimulasi ini dihadirkan untuk memicu semangat anak muda agar tidak sekadar menjadi penonton pasif di dunia maya.
Melalui program terpadu ini, pemuda Tangsel ditantang untuk merubah cara pandang dalam memanfaatkan gadget menjadi mesin pencetak karya yang bermanfaat. Asep berpesan agar anak muda mampu bertransformasi dari sekadar pengguna biasa menjadi pencipta konten yang bernilai ekonomis serta informatif bagi publik.
Editor: Doni Marhendro