Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jalan Rawa Buntu Serpong Terapkan Uji Coba U-Turn, Ini Dua Lokasinya
Advertisement . Scroll to see content

Konser Orchestra Experience Batal Mendadak, Ratusan Penonton Lapor Polisi

Senin, 05 Oktober 2026 | 13:10 WIB
  • author Doni Marhendro
Konser Orchestra Experience Batal Mendadak, Ratusan Penonton Lapor Polisi
Ratusan penonton Orchestra Experience di QBig BSD City, Kabupaten Tangerang, lapor polisi. Foto: Istimewa.

TANGERANG, iNewsTangsel – Ratusan penonton Orchestra Experience di QBig BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, dibuat kecewa setelah konser yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (4/10/2026) malam mendadak dibatalkan.

Pembatalan disebut disampaikan sekitar 30 menit sebelum konser dimulai. Sejumlah penonton yang sudah tiba di lokasi mengaku hanya mendapati panggung tanpa pertunjukan, Senin (5/10/2026).

Kekecewaan penonton kemudian ramai dibagikan melalui media sosial. Salah satunya diungkapkan akun Threads @detiyustias.

"Penipuan konser Orchestra Experience di QBig BSD City malam ini. Pembatalan diinfo 30 menit sebelum acara mulai di jam 19.00 WIB," tulisnya.

Ia mengaku telah tiba di QBig BSD City sejak sekitar pukul 17.45 WIB bersama anaknya. Setelah menyempatkan makan, mereka bersiap menuju lokasi konser.

"Jam 17.45 WIB ke QBig, temani anak makan dengan buru-buru, sesampai di lantai 2 siap masuk untuk nonton konser orkestra. Eh keadaan kacau balau, sampai di dalam cuma panggung kosong. Alamak, banyak banget yang kena," sambungnya.

Tak berhenti pada keluhan di media sosial, sejumlah penonton kemudian mendatangi Polres Tangerang Selatan untuk membuat laporan polisi.

Salah seorang penonton, Muzayana Muza, mengatakan laporan terkait pembatalan Orchestra Experience dibuat pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 01.54 WIB.

"Laporan polisi terkait Orchestra Experience pukul 01.54 dini hari ya. Proses akan terus berjalan, terima kasih Polres Tangerang Selatan sudah sangat gercep dan responsif untuk segera turun lima menit setelah acara dibatalkan," ujarnya.

Muzayana mengatakan dirinya datang bersama sejumlah rekan yang juga mengaku menjadi korban pembatalan konser tersebut.

Menurutnya, nilai kerugian belum dapat dipastikan karena harga tiket yang dibeli penonton berbeda-beda.

"Untuk total kerugian masih dalam pengembangan ya, estimasi total kerugian banyak, karena golongan tiket kita macam-macam dan pasalnya dugaan penipuan dan penggelapan," jelasnya.

Sementara itu, Kasihumas Polres Tangerang Selatan Iptu Yuni mengatakan pihaknya akan mengecek informasi terkait laporan tersebut.

"Ok nanti saya cek dulu ya," kata Iptu Yuni saat dikonfirmasi iNewsTangsel.

Hingga kini, dugaan penipuan dan penggelapan dalam kasus tersebut masih dalam proses penanganan kepolisian. Polisi diharapkan dapat menelusuri pihak penyelenggara, alasan pembatalan konser, hingga mekanisme penjualan dan pengembalian dana tiket.

Kasus ini mencuat setelah ratusan penonton mengaku telah membeli tiket dan datang ke lokasi, namun konser Orchestra Experience dibatalkan menjelang waktu pelaksanaan.

Editor: Doni Marhendro

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut