Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Lari untuk Bumi, Run4U 2026 Dorong Kesadaran Lingkungan Berbasis Komunitas
Advertisement . Scroll to see content

‎Dari Pilah Sampah hingga Pakai Ulang, Cara Sederhana Jaga Bumi

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:54 WIB
  • author Elva
‎Dari Pilah Sampah hingga Pakai Ulang, Cara Sederhana Jaga Bumi
Pengunjung sedang mengikuti kegiatan Creative Reuse of Unused Items. Foto Elva

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Menjalani gaya hidup ramah lingkungan tidak harus dimulai dengan perubahan besar. Kebiasaan sederhana, seperti memilah sampah, menggunakan kembali barang bekas, hingga mengurangi botol plastik sekali pakai, dapat menjadi langkah awal untuk menjaga lingkungan.

‎Pesan tersebut diangkat dalam Langkah Membumi Market (LMM) 2026 yang berlangsung pada 8–11 Oktober 2026 di Jakarta. Kegiatan ini mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, mengenal dan mempraktikkan gaya hidup berkelanjutan melalui aktivitas yang dekat dengan keseharian.

‎"Berbeda dari kampanye lingkungan yang kerap identik dengan istilah teknis, acara ini menghadirkan pengalaman interaktif agar pengunjung dapat memahami pilihan dalam kehidupan sehari-hari turut memengaruhi kondisi lingkungan," kata COO sekaligus Co-Founder Blibli, Lisa Widodo, Jumat (9/10/2026).

‎Lisa menjelaskan, salah satunya melalui instalasi bertajuk "Bukan Tentang Sampah", yang mengajak pengunjung memahami pentingnya mengenali dan memilah sampah dengan benar.

‎"Pengunjung juga dapat menyerahkan sampah kain atau fesyen, botol plastik PET, serta barang elektronik melalui fasilitas waste drop box untuk ditukarkan dengan Blibli Tiket Rewards," ungkapnya.

‎Selain itu, lanjut dia, instalasi Cactazo Tree by Mortier memperlihatkan bagaimana bahan daur ulang dapat diolah menjadi karya bernilai. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membuka perspektif masyarakat bahwa barang yang tidak lagi digunakan tidak selalu harus berakhir sebagai sampah.

‎"Persoalan keberlanjutan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dengan pendekatan yang saling melengkapi. Persoalan keberlanjutan memiliki cakupan yang luas dan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja,” kata Lisa.

‎Sementara itu, Djarum Foundation, Jemmy Chayadi menambahkan, upaya membangun kepedulian terhadap alam juga dilakukan melalui kolaborasi ini. Program tersebut mengajak masyarakat memahami hubungan antara aktivitas sehari-hari, kelestarian habitat satwa, dan perlindungan kawasan alam.

‎"Aktivitas seperti mendaki dan berolahraga di kawasan hutan dapat menjadi kesempatan untuk mengenal keanekaragaman hayati sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan," ungkapnya.

‎Kegiatan ini juga menghadirkan sesi Inspiring Talks bersama sejumlah figur publik, di antaranya Cinta Laura Kiehl, yang membahas perspektif tentang gaya hidup, kesehatan, konsumsi, serta pilihan sehari-hari yang dapat mendukung keberlanjutan.

‎Cinta Laura Kiehl, Changemaker Partner kegiatan ini menilai upaya menjaga lingkungan tidak harus menuntut seseorang menjadi sempurna sejak awal.

‎“Sustainability bukan tentang menjadi sempurna. Yang penting adalah kemauan untuk mulai dan terus belajar,” ujar Cinta.

‎Cinta mengatakan, pengunjung akan mendapatkan salah satu dari lokakarya  ramah lingkungan yang diadakan untuk mempelajari cara mengolah dan memanfaatkan kembali barang yang sudah tidak terpakai.

‎"Salah satu kegiatan tersebut adalah Creative Reuse of Unused Items. Kegiatan ini mengajak peserta memberikan fungsi dan nilai baru pada barang yang sebelumnya tidak lagi digunakan," imbuh Cinta.

Editor: Elva Setyaningrum

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut