Ledakan Ruko di Pasar Cimanggis, Disperindag Tangsel: Bangunan Milik Swasta, Pemkot hanya Kelola Los
Ledakan Ruko di Pasar Cimanggis, Disperindag Tangsel: Bangunan Milik Swasta, Pemkot hanya Kelola Los
CIPUTAT, iNewsTangsel.id – Ruko yang menjadi lokasi ledakan di kawasan Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), diketahui masih berstatus milik swasta.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tangsel, Mochamad Hardi, menjelaskan bahwa pengelolaan Pasar Cimanggis oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel hanya mencakup los yang berada di sepanjang pinggir jalan. Sementara itu, bangunan di bagian dalam kawasan pasar masih menjadi milik pihak swasta.
"Pengelolaan Pasar Cimanggis hanya los yang di pinggir jalan. Kalau yang di dalam masih dalam kepemilikan swasta," ujar Hardi saat dikonfirmasi iNewsTangsel, Jumat (16/10/2026).
Penjelasan tersebut mempertegas status kepemilikan dan pengelolaan bangunan di kawasan Pasar Cimanggis, menyusul ledakan yang terjadi di salah satu ruko pada Rabu (14/10/2026). Artinya, tidak seluruh bangunan di kawasan pasar tersebut berada dalam pengelolaan Pemkot Tangsel.
Salah seorang penyewa ruko yang terdampak ledakan, Dinda (31), mengaku menyewa lima ruko untuk menjalankan usaha penjualan alat olahraga, termasuk perlengkapan tinju dan bela diri.
"Saya menyewa lima ruko untuk berjualan alat olahraga dan bela diri. Kalau ruko ini, saya sewa disitu kantornya," kata Dinda saat ditemui iNewsTangsel di lokasi kejadian.
Dampak ledakan juga dirasakan warga di sekitar lokasi. Getaran akibat insiden tersebut dilaporkan terasa hingga radius sekitar 100 meter.
Damar (18), salah seorang saksi mata, mengatakan getaran ledakan terasa cukup kuat meskipun dirinya berada pada jarak sekitar 100 meter dari titik kejadian.
Sementara itu, kantor pemasaran Pasar Cimanggis milik PT Tritama Nilagriya yang didatangi iNewsTangsel tampak tutup. Pintu bercat biru di kantor tersebut terlihat tertutup dan tidak ada aktivitas yang terpantau.
Peristiwa ledakan itu pun menyita perhatian masyarakat karena terjadi di kawasan pasar yang menjadi salah satu pusat aktivitas perdagangan dan mobilitas warga.
Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap penyebab insiden yang menimbulkan korban jiwa dan menyebabkan sejumlah orang mengalami luka-luka tersebut.
Editor: Doni Marhendro