Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Penggunaan Mobile Banking Melonjak, Transaksi Non Tunai Kian Dominan
Advertisement . Scroll to see content

Investor Indonesia Makin Minati Saham AS Tertokenisasi, Pembeli Naik 68 Persen

Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:21 WIB
  • author Hasiholan
Investor Indonesia Makin Minati Saham AS Tertokenisasi, Pembeli Naik 68 Persen
Jumlah pembeli instrumen tersebut tercatat tumbuh 68 persen dibandingkan kuartal sebelumnya, mencerminkan meningkatnya aktivitas investasi pada aset global berbasis blockchain. Foto istimewa

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Minat investor Indonesia terhadap saham dan exchange-traded fund (ETF) Amerika Serikat (AS) tertokenisasi meningkat pada kuartal III-2026. Jumlah pembeli instrumen tersebut tercatat tumbuh 68 persen dibandingkan kuartal sebelumnya, mencerminkan meningkatnya aktivitas investasi pada aset global berbasis blockchain.

Peningkatan tersebut diikuti kenaikan jumlah trader aktif sebesar 64 persen, jumlah transaksi 55 persen, dan volume perdagangan 51 persen. Tren ini menunjukkan semakin aktifnya investor dalam mengakses instrumen investasi yang memberikan eksposur terhadap pergerakan harga saham dan ETF di pasar internasional.

Saham perusahaan teknologi menjadi salah satu instrumen yang mencatat pertumbuhan pembeli signifikan. Nvidia meningkat 224 persen, Apple 212 persen, Alphabet 131 persen, dan Robinhood 118 persen sepanjang kuartal III-2026. Sementara itu, volume perdagangan aset tertokenisasi Meta melonjak lebih dari 230 persen.

Data tersebut berasal dari PT Pintu Kemana Saja (PINTU), yang mencatat aktivitas perdagangan saham dan ETF AS tertokenisasi pada platformnya selama kuartal III-2026.

Presiden Direktur PINTU Andy Putra mengatakan, peningkatan tersebut mencerminkan ketertarikan pengguna terhadap perusahaan teknologi global sekaligus pilihan instrumen untuk diversifikasi investasi.

“Pertumbuhan ini menandakan pengguna platform PINTU semakin aktif mengikuti perkembangan perusahaan teknologi global dan memperluas pilihan aset untuk membangun portofolionya,” ujar Andy dalam keterangan tertulis, Jumat (23/10/2026).

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut