Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 138 Blok Migas untuk Rusia, Sebuah Harapan Baru Industri Migas Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Kementerian ESDM Buka Program Pengawal Energi 2026, Siap Awasi 3.679 SPBU

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:16 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Kementerian ESDM Buka Program Pengawal Energi 2026, Siap Awasi 3.679 SPBU
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 guna memperketat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan BBM penugasan. Foto: Ist

 

JAKARTA, iNewsTangsel.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 guna memperketat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan BBM penugasan di 3.679 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh Indonesia. Program ini sekaligus menjadi wadah bagi talenta muda daerah untuk mengambil peran nyata dalam menjaga distribusi energi nasional.

Program strategis tersebut diresmikan oleh Wakil Menteri ESDM Yuliot pada Malam Puncak Perayaan Hari Jadi ke-81 Pertambangan dan Energi di Jakarta, Jumat (23/10/2026). Pelaksanaannya merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian ESDM, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), serta Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas.

Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Penyelesaian Isu Strategis Sektor ESDM sekaligus Ketua Panitia, M. Pradana Indraputra, menjelaskan bahwa pengawasan yang efektif sangat bergantung pada data akurat dan integritas tinggi di lapangan. Melalui program ini, talenta muda tidak hanya dilibatkan sebagai pengamat, tetapi juga didorong menjadi local heroes yang aktif mengawal transparansi energi di daerah masing-masing.

Dalam rekrutmen ini, tersedia sebanyak 108 posisi yang terbagi menjadi 100 verifikator lapangan dan 8 analis. Penempatan peserta akan diprioritaskan berdasarkan domisili lokal guna memaksimalkan pemahaman geografis wilayah, dengan masa penugasan selama satu tahun melalui skema perjanjian kerja jasa perorangan. Para peserta terpilih nantinya akan mendapatkan honorarium bulanan, dukungan operasional, insentif BPJS, serta pembekalan dan sertifikasi resmi.

Pendaftaran Program Pengawal Energi telah dibuka sejak 23 Oktober hingga 1 November 2026. Bagi putra-putri daerah yang ingin berkontribusi langsung menjaga energi Indonesia, informasi lengkap terkait syarat dan pendaftaran dapat diakses melalui portal resmi https://pengawalenergi.akamigas.ac.id/.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut