150 Siswa SMA Negeri 8 Yogyakarta Belajar Logistik dan Peluang Karier
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Sebanyak 150 siswa kelas XII SMA Negeri 8 Yogyakarta mendapat wawasan baru mengenai industri logistik dan kepelabuhanan melalui program edukasi dunia kerja, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini bertujuan membantu siswa mengenali beragam profesi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
Industri pelabuhan tidak hanya berkaitan dengan kapal dan bongkar muat barang. Di balik aktivitasnya, terdapat berbagai pekerjaan yang membutuhkan keterampilan khusus, mulai dari perencanaan operasional hingga pengelolaan arus barang yang menghubungkan produsen dengan konsumen.
Pengenalan dunia kerja sejak bangku sekolah diharapkan dapat membantu generasi muda menentukan pilihan karier sesuai minat dan kemampuan. Selain pengetahuan teknis, siswa juga perlu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, serta beradaptasi dengan perubahan.
Wawasan tersebut disampaikan General Manager Terminal Petikemas Koja, Banu Astrini, melalui program Pelindo Mengajar. Sebagai alumni SMA Negeri 8 Yogyakarta, Banu kembali ke sekolahnya untuk berbagi pengalaman perjalanan karier sekaligus memperkenalkan industri kepelabuhanan kepada para siswa.
Dalam pemaparannya, siswa dikenalkan dengan peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Danantara, dan industri logistik nasional. Materi disampaikan melalui contoh sederhana tentang perjalanan barang, mulai dari pabrik, pengiriman melalui pelabuhan, hingga sampai kepada konsumen.
Banu menjelaskan, sektor kepelabuhanan menawarkan beragam pilihan profesi, seperti pandu kapal, perencana operasional (planner), petugas pencatatan barang (tallyman), operator forklift, operator crane, hingga tenaga administrasi.
“Melalui Pelindo Mengajar, kami ingin siswa mengenal lebih dekat dunia kepelabuhanan sekaligus melihat bahwa di balik aktivitas sebuah pelabuhan terdapat begitu banyak profesi, keahlian, dan peluang,” kata Banu.
Ia berharap pengalaman yang dibagikan dapat menginspirasi para siswa untuk berani bermimpi dan mempersiapkan masa depan sejak dini. Menurutnya, kepemimpinan dan kepedulian sosial juga menjadi bagian penting dalam perjalanan membangun karier.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui kuis Kahoot dan sesi tanya jawab. Pada kesempatan tersebut, peserta juga mendapat kesempatan menguji pemahaman materi, sementara siswa berprestasi di bidang akademik dan nonakademik memperoleh apresiasi.
Selain kegiatan edukasi, Terminal Petikemas Koja menyerahkan bantuan sarana dan prasarana sekolah secara simbolis kepada Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Yogyakarta, Siti Nurul Mutmainah.
Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pengetahuan dunia kerja bagi pelajar. Pengenalan profesi dan penguatan keterampilan sejak sekolah diharapkan dapat mendukung kesiapan generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Editor: Hasiholan Siahaan