Antisipasi Lonjakan Penumpang Lebaran 2025, Seluruh Maskapai Berbiaya Rendah Pindah ke Terminal 1

hasiholan
Kebijakan pemindahan ini bertujuan mengurangi kepadatan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta.. foto/ilustrasi

BANTEN, iNewsTangsel.id -  PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menjelaskan alasan pemindahan maskapai Lion Air dan Citilink dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Menurut Asisten Deputi Komunikasi dan Hukum Bandara Soekarno-Hatta, M. Holik Muardi, langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama Angkutan Lebaran 2025.

Selain itu, pemindahan ini merupakan bagian dari kebijakan re-balancing maskapai di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. "Dasarnya karena ada re-balancing di Bandara Soetta, di mana Terminal 1 baru mulai beroperasi di Terminal 1A," ujar Holik kepada wartawan , Jumat (28/2/2025).

Saat ini, revitalisasi Terminal 1 masih berlangsung. Proses penyelesaian saat ini difokuskan di Terminal 1C, yang ditargetkan rampung pada Desember 2025. Setelahnya, seluruh Terminal 1 akan bisa digunakan sepenuhnya.

Pada akhir 2025 atau awal 2026, seluruh terminal di Bandara Soekarno-Hatta diharapkan dapat beroperasi secara optimal. "Sehingga nantinya Terminal 1, 2, dan 3 akan beroperasi penuh, memastikan layanan penumpang dan penerbangan berjalan lebih lancar," jelas Holik.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), Faik Fahmi, menyatakan bahwa seluruh penerbangan maskapai berbiaya rendah (Low-Cost Carrier/LCC) akan dipindahkan ke Terminal 1. Maskapai yang terdampak kebijakan ini antara lain Citilink, AirAsia Indonesia, Lion Air, dan Super Air Jet.

Editor : Hasiholan Siahaan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network