Situasi Iran Mencekam, 189 Pekerja Migran Asal Tangerang Dipantau Intensif

Elva
Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia asal Kabupaten Tangerang. (Foto: Ist)

TANGERANG, iNewsTangsel.id - Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang memastikan tidak ada warganya yang bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Iran. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kabupaten Tangerang, Iis Kurniati, Jumat (6/3/2026). 

Dia menjelaskan, sepanjang 2025, tercatat sebanyak 189 warga Kabupaten Tangerang berangkat ke luar negeri untuk bekerja, khususnya di kawasan Timur Tengah selain Iran. Mereka bekerja di sektor formal dan jasa, seperti pengemudi, juru masak, petugas bongkar muat, hingga layanan kebersihan.

“Dari data kami, tidak ditemukan penempatan PMI asal Kabupaten Tangerang ke Teheran maupun kota lainnya di Iran. Konsentrasi penempatan pekerja migran asal Kabupaten Tangerang masih terfokus pada negara-negara Teluk, seperti Arab Saudi, Turki, Yordania, Kuwait, dan Uni Emirat Arab,” paparnya. 

Iis menegaskan, meskipun dinamika regional turut memengaruhi sejumlah negara di kawasan tersebut, status keamanan PMI asal Kabupaten Tangerang masih dalam pemantauan intensif pemerintah.

“Kami terus berkoordinasi dan memantau perkembangan situasi. Sampai saat ini, kondisi PMI asal Kabupaten Tangerang yang bekerja di negara-negara Timur Tengah lainnya dalam kondisi aman dan terus dipantau,” katanya.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya meminta, keluarga PMI di Indonesia untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah. Selain itu, juga memastikan komunikasi dengan anggota keluarga yang bekerja di luar negeri tetap terjalin dengan baik.

“Situasi keamanan di kawasan tersebut menjadi perhatian khusus, menyusul memanasnya konflik antara Iran dengan Israel dan keterlibatan Amerika Serikat,” tutup Iis. 

Editor : Elva Setyaningrum

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network