TANGERANG, iNewsTangsel.id - Wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya wilayah yang memiliki akses langsung ke infrastruktur utama, berpotensi menjadi kawasan hunian prospektif. Selain menawarkan kemudahan akses, kawasan ini masih memiliki harga lahan yang relatif kompetitif dibandingkan pusat kota. Sehingga menarik bagi pencari rumah pertama maupun investor jangka panjang.
“Salah satunya, kawasan Binong Karawaci, Kabupaten Tangerang, terus menunjukkan perkembangan signifikan dan mulai dipandang sebagai salah satu kantong hunian strategis dengan prospek jangka panjang,”Direktur Utama Purinusa Group, Sianna Sutinah, Jumat (30/1/2026).
Menurutnya, pertumbuhan infrastruktur, meningkatnya aktivitas ekonomi, serta kedekatannya dengan berbagai fasilitas publik menjadi faktor pendorong daya tarik kawasan tersebut.
“Dalam beberapa tahun terakhir Binong Karawaci mengalami perubahan pesat, terutama dari sisi konektivitas dan ketersediaan fasilitas penunjang kehidupan perkotaan,” ujarnya.
Dia menjelaskan, keberadaan pusat pendidikan, layanan kesehatan, kawasan komersial, serta akses menuju pusat Kota Tangerang dan Jakarta menjadikan wilayah ini semakin diminati, terutama oleh masyarakat urban dan keluarga muda yang mencari hunian di kawasan penyangga ibu kota.
“Dalam beberapa tahun terakhir, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tangerang menunjukkan tren positif. Tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi dan kawasan permukiman baru,” imbuhnya.
Sementara itu, Head Project Marketing Consultant Aryana Karawaci, Rita Megawati, menambahkan, tren pertumbuhan kawasan turut dipengaruhi oleh keberadaan sejumlah pengembang besar yang beroperasi di sekitar Binong Karawaci. Kondisi tersebut mendorong terbentuknya ekosistem hunian yang berkembang secara bertahap.
“Dari sisi aksesibilitas, kawasan ini relatif mudah dijangkau. Selain itu, rencana dan realisasi pembangunan infrastruktur pemerintah, termasuk jaringan jalan utama dan jalan tol di sekitar kawasan, turut memengaruhi nilai properti,” kata Rita.
Dia mengungkapkan, pemerintah berperan penting dalam mendorong pertumbuhan kawasan melalui penguatan sarana dan prasarana, terutama konektivitas antarwilayah. Hal ini berdampak pada meningkatnya minat pengembangan hunian di wilayah barat Tangerang.
“Dalam pengembangan kawasan hunian di wilayah ini, kami menghadirkan sejumlah klaster perumahan yang dirancang dengan konsep hunian modern. Perencanaan kawasan menitikberatkan pada efisiensi tata ruang, pencahayaan alami, serta sirkulasi udara, yang disesuaikan dengan kebutuhan keluarga masa kini,” paparnya.
Selain aspek fisik bangunan, lanjut dia, pengembangan kawasan hunian juga disertai dengan penyediaan fasilitas lingkungan, seperti ruang terbuka hijau, sistem keamanan, dan penataan kawasan yang terintegrasi.
“Pendekatan ini sejalan dengan tren pengembangan perumahan yang menekankan kenyamanan dan keberlanjutan lingkungan,” tegasnya.
Editor : Elva Setyaningrum
Artikel Terkait
