Banjir Kepung 13 Titik di Tangsel, Ketinggian Air 65 Sentimeter

Aries
Banjir rendam wilayah Tangsel. (Foto: Istimewa).

TANGSEL, iNewsTangsel - Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang Selatan mengakibatkan sedikitnya 13 titik lokasi pemukiman warga terendam banjir parah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel melaporkan bahwa hingga saat ini beberapa wilayah masih berjuang melawan genangan air setinggi 65 sentimeter.

Komandan Regu Satuan Tugas BPBD Tangsel, Dian Wiryawan, menyebutkan bahwa sebagian besar titik banjir kini sudah mulai berangsur-angsur surut. "Dari 13 titik banjir kini tinggal empat titik yang masih dalam pantauan ketat tim di lapangan," ujar Dian pada Jumat (20/2/2026).

Lokasi yang masih terendam meliputi dua titik di Kelurahan Jurangmangu Barat, satu di Rempoa, dan satu titik lainnya di Pondok Kacang Timur. Wilayah Perumahan Pondok Safari di Jurangmangu Barat menjadi salah satu area yang terdampak paling serius dengan ketinggian air mencapai paha orang dewasa.

Kondisi ini memaksa puluhan warga harus mengamankan barang-barang berharga mereka ke tempat yang lebih tinggi agar tidak rusak terendam air. "Di Perumahan Pondok Safari ini yang terdampak ada 90 kepala keluarga (KK) dengan ketinggian airnya bervariasi antara 10 hingga 65 sentimeter," ungkap Dian.

Selain di Pondok Safari, banjir juga dilaporkan masih menggenangi kawasan padat penduduk di Perumahan Pondok Maharta, Kecamatan Pondok Aren. Sementara itu, warga di Kampung Tembok Bolong, Ciputat Timur, juga harus waspada karena air masih menggenang setinggi 50 sentimeter.

Genangan air juga sempat meluap hingga ke badan jalan di Jalan Raya Ceger yang mengakibatkan arus lalu lintas di sekitarnya sempat tersendat. Namun, Dian Wiryawan menjelaskan bahwa kondisi di Maharta dan Tembok Bolong saat ini sudah mulai menunjukkan tren penurunan tinggi muka air.

Pihak BPBD Tangsel telah menerjunkan personel lengkap beserta peralatan evakuasi seperti perahu karet ke lokasi-lokasi yang dinilai masih kritis. Petugas terus bersiaga untuk melakukan penanganan cepat serta membantu mobilitas warga yang terdampak bencana tahunan tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang mungkin kembali meningkatkan volume air di wilayah rawan banjir. Upaya pembersihan saluran air dan koordinasi antarwilayah terus diperkuat guna meminimalisir dampak kerugian material yang diderita oleh warga terdampak.
 

Editor : Aris

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network