SERPONG, iNewsTangsel - Peristiwa kebakaran hebat menghanguskan bangunan restoran Bali House yang terletak di Jalan Raya Puspiptek, Buaran, Serpong, Tangerang Selatan pada Selasa (17/3/2026) malam. Material bangunan yang didominasi bambu dan atap rumbia membuat api merambat dengan sangat cepat hingga meludeskan seluruh area dalam sekejap.
Kobaran api mulai dilaporkan muncul sekitar pukul 20.30 WIB dan langsung membesar akibat tiupan angin kencang di lokasi kejadian. Seluruh konstruksi bangunan dilaporkan hangus hingga rata dengan tanah akibat material yang sangat mudah terbakar tersebut.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Tangsel, Omay Komarudin, mengonfirmasi bahwa tingkat kerusakan bangunan mencapai hampir total. “Yang terbakar rumah makan Bali House, tingkat kerusakannya mencapai 99 persen,” ungkap Omay saat memberikan keterangan di lokasi (17/3/2026).
Sebanyak 10 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, termasuk dua unit bantuan tambahan dari wilayah Kabupaten Bogor. Petugas harus bekerja ekstra keras selama sekitar satu jam untuk menjinakkan si jago merah agar tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.
Dalam aksi penyelamatan yang dramatis tersebut, dua anggota pemadam kebakaran dilaporkan sempat terkapar dan harus mendapatkan pertolongan medis. Omay menyebutkan bahwa kedua personel tersebut mengalami sesak napas akut akibat kepulan asap hitam yang sangat pekat di area kebakaran.
Dugaan sementara penyebab amuk si jago merah ini berasal dari korsleting listrik pada salah satu instalasi di dalam bangunan restoran. Akibat musibah ini, kerugian materiel yang diderita oleh pihak pengelola ditaksir mencapai angka fantastis sekitar Rp 2 Miliar.
Proses pemadaman sempat mengalami hambatan serius karena arus lalu lintas di Jalan Raya Puspiptek mengalami kemacetan parah yang mengunci pergerakan armada. Selain kendala akses, petugas di lapangan juga sempat kesulitan mencari sumber air yang memadai di sekitar lokasi kebakaran.
Saat ini api sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya, namun petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi arus pendek listrik guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Editor : Aris
Artikel Terkait
