JAKARTA, iNewsTangsel.id - Inovasi di bidang estetika medis berbasis regeneratif semakin mendapat tempat di panggung global. Produk injeksi berbasis Poly-L-Lactic Acid (PLLA), JULÄINE, meraih penghargaan Best Regenerative Aesthetics Solution dalam ajang Aesthetics Medicine and Anti-Aging World Congress 2026.
CEO Nordberg Medical, Jack Yu, menyebut pengakuan ini menjadi validasi atas pendekatan ilmiah yang diusung perusahaan dalam mengembangkan solusi estetika berbasis regeneratif. "Inovasi ini mengandalkan teknologi mikrosfer proprietari LASYNPRO dengan karakteristik partikelnya yang dirancang homogen dan stabil, sehingga mendukung stimulasi kolagen secara bertahap dengan respons inflamasi rendah", ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Pendekatan ini dinilai berbeda dari teknologi estetika konvensional yang berfokus pada penambahan volume instan jelas Vice-President Medical Affairs Nordberg Medical, Josine Bolenius. "Solusi tersebut dirancang untuk memperbaiki kualitas kulit dari dalam, bukan sekadar efek kosmetik permukaan", tegasnya.
Secara global, produk ini telah memperoleh izin edar di lebih dari 35 negara, termasuk kawasan Eropa dan Asia Pasifik. Di Indonesia, JULÄINE™ juga telah mengantongi persetujuan dari Kementerian Kesehatan sejak Desember 2024.
Pimpinan Nordberg Medical Indonesia, Eka Meliasari Khu, menilai kehadiran teknologi berbasis riset menjadi penting di tengah meningkatnya kebutuhan perawatan estetika yang aman dan teruji.
Sejumlah praktisi estetika di Indonesia juga melihat tren pergeseran dari prosedur berbasis augmentasi menuju pendekatan biostimulasi yang lebih natural. Pendiri Dermaluxe Klinik, Jeffri Setiawan, menyebut hasil yang diharapkan kini bukan sekadar perubahan visual, tetapi peningkatan kualitas kulit yang lebih alami.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
