JAKARTA, iNewsTangsel.id - Upaya mempercepat transisi energi dan penguatan ekonomi hijau di Indonesia terus dilakukan melalui kolaborasi antar lembaga. PT Surveyor Indonesia dan Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekosistem Renewable Energy Certificate (REC) nasional.
Kerja sama tersebut difokuskan pada penguatan sistem pengujian, inspeksi, dan sertifikasi (Testing, Inspection, and Certification/TIC), termasuk verifikasi dan sertifikasi atribut energi terbarukan. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan sistem REC yang lebih kredibel, transparan, dan terintegrasi dengan standar internasional.
Direktur Utama PT Surveyor Indonesia, Fajar Wibhiyadi, menjelaskan, kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya menjawab tantangan transisi energi sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap instrumen keberlanjutan di dalam negeri.
“Melalui kerja sama ini, pelaku usaha diharapkan dapat mengakses instrumen REC yang terverifikasi untuk mendukung kebutuhan dekarbonisasi serta pelaporan keberlanjutan,” katanya, Jumat (10/4/2026).
Menurutnya, di sisi pasar, integrasi antara sistem verifikasi dan mekanisme bursa dinilai dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas transaksi REC, sekaligus memperkuat likuiditas pasar.
“Secara ekonomi, penguatan ekosistem REC membuka peluang pengembangan instrumen pembiayaan hijau serta memperluas investasi di sektor energi bersih. Hal ini juga berpotensi meningkatkan efisiensi biaya transisi energi bagi industri,” ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, penguatan tata kelola dan kapasitas pemangku kepentingan melalui edukasi dan sosialisasi menjadi bagian penting dalam memastikan implementasi sistem keberlanjutan berjalan optimal.
“Kolaborasi ini sebagai salah satu langkah strategis dalam mendukung agenda nasional menuju ekonomi hijau, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem perdagangan energi terbarukan global,” pungkas Fajar.
Editor : Elva Setyaningrum
Artikel Terkait
