“Lonceng ini dipercaya masyarakat bisa mengurung roh jahat. Ketika diambil secara sembarangan, justru membuka teror yang lebih besar,” kata Jay.
Senada, aktor Mathias Muchus yang juga terlibat dalam film ini menyebut suasana lokasi syuting di Belitung memiliki nuansa magis yang kuat.
“Auranya memang terasa, apalagi bangunan-bangunan lama di sana menambah kesan mistis. Seolah-olah Penebok itu benar-benar ada,” ungkapnya.
Film produksi Sinemata Buana Kreasindo ini mengisahkan sekelompok YouTuber yang mencuri lonceng keramat demi konten viral, namun tanpa sadar membebaskan sosok Penebok yang haus kepala manusia.
Selain Shalom, film ini turut dibintangi Bhisma Mulia, Givina Dewi, dan Septian Dwi Cahyo. Film dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 7 Mei 2026.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
