Priyanto, Penanggung Jawab Program Keluarga Tangguh LPM Dompet Dhuafa, menjelaskan hubungan kemitraan antara LPM Dompet Dhuafa dengan Lataz Farm dalam program ini yang diharapkan bisa mendorong anak-anak muda agar menjadi pembudidaya lobster air tawar yang sukses.
“Kebutuhan pasarnya itu juga masih banyak, sehingga ada potensi untuk anak-anak muda ini untuk jadi entrepreneur, untuk jadi budidaya. Harapannya mereka bisa menciptakan lapangan kerja. Sehingga tidak lagi anak-anak muda ini sibuk nyari kerja, tapi bisa menciptakan lapangan kerja di tempat masing-masing,” ujarnya.
Setelah pelatihan ini, para peserta akan dibekali satu paket budidaya lobster air tawar skala rumahan. Di dalam paket itu terdapat juga paket benih dan induk lobster air tawar sehingga mereka bisa langsung memulai budidaya di rumah masing-masing.
Dalam beberapa minggu ke depan atau masa-masa awal proses budidaya, para peserta akan didampingi oleh pihak Lataz Farm. Kang Apang, pemilik Lataz Farm, menyambut baik kegiatan pelatihan ini secara khusus dan program Keluarga Tangguh LPM secara umum.
“Terkait keluarga tangguh, ini sangat bagus karena benar-benar bisa membuat anak muda itu lebih produktif, mau umur berapa pun, asal kita konsisten, pasti membuahkan hasil. Program keluarga tangguh ini jadi salah satu bukti nyata untuk menggerakkan perekonomian masyarakat,” ucap Kang Apang.
Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
