JAKARTA, iNewsTangsel.id - Upaya pemerataan pendidikan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia kembali menguat seiring ekspansi program studi AI ke sejumlah kampus di berbagai daerah. Langkah ini dinilai sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan talenta digital di tengah percepatan transformasi teknologi.
Perluasan pembelajaran AI dilakukan ke beberapa kota seperti Bekasi, Bandung, Malang, Semarang, hingga Medan. Kebijakan ini menandai pergeseran pendekatan pendidikan tinggi yang tidak lagi terpusat di kota besar, melainkan mulai menjangkau lebih banyak wilayah untuk mengurangi kesenjangan kualitas sumber daya manusia.
Selain memperluas akses, penguatan kurikulum juga menjadi fokus utama. Materi yang diajarkan mencakup teknologi seperti machine learning, natural language processing, computer vision, hingga Internet of Things (IoT) dan robotika. Pendekatan ini diarahkan agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengembangkan solusi berbasis AI yang relevan dengan kebutuhan industri.
Rektor BINUS University, Dr. Nelly, menyatakan bahwa pemerataan akses menjadi kunci dalam menyiapkan talenta masa depan. “Kami ingin memastikan setiap mahasiswa mendapatkan kesempatan yang sama untuk menguasai teknologi, tanpa terbatas lokasi,” ujarnya.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
