Selain sistem imun, hubungan antara usus dan otak atau gut-brain axis turut menjadi perhatian dalam perkembangan anak. Komunikasi dua arah antara saluran cerna dan otak dapat berkaitan dengan regulasi emosi, perilaku, serta fungsi kognitif.
Psikolog dan Senior Clinical Psychologist, Dra. A. Ratih Andjayani Ibrahim, M.M., mengatakan perkembangan kognitif dan emosional anak dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kecukupan nutrisi hingga stimulasi dan lingkungan.
“Kesehatan tidak dapat dilihat hanya dari satu aspek,” kata Ratih.
Menurut dia, gangguan kesehatan yang berulang dapat memengaruhi kenyamanan, suasana hati, serta kesiapan anak menjalani aktivitas dan menerima stimulasi yang dibutuhkan dalam proses tumbuh kembang.
Para ahli menilai perhatian terhadap kesehatan saluran cerna perlu dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya ketika anak mengalami gangguan pencernaan. Pemenuhan nutrisi yang sesuai, pemberian ASI, serta pemantauan tumbuh kembang menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan anak sejak dini.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
