Ancaman Abu Vulkanik Krakatau Masih Mengintai, Pemkot Tangerang Perpanjang PJJ Hingga 11 September

Aries
Wali Kota Tangerang Sachrudin. [Foto: ist]

KOTA TANGERANG, iNewsTangsel - Pemerintah Kota Tangerang resmi memperpanjang masa pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh bagi seluruh peserta didik hingga Jumat, 11 September 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah perlindungan kesehatan anak dari bahaya sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa keselamatan serta fisik para siswa menjadi prioritas utama pemerintah dalam mengambil setiap keputusan operasional sekolah. "Kesehatan itu segalanya buat anak-anak kita, jadi kita berpikir bagaimana proses belajar mengajar terus berjalan dengan tetap menjaga kesehatan," ujar Sachrudin, Kamis (10/9/2026).

Sachrudin mengimbuhi bahwa proses pendidikan harian murid harus tetap mengedepankan aspek kehati-hatian di tengah dinamika kondisi lingkungan lokal. Kebijakan perpanjangan skema belajar dari rumah diharapkan mampu meminimalkan risiko paparan paparan zat berbahaya bagi organ pernapasan anak.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, menjelaskan bahwa PJJ yang semula diberlakukan selama tiga hari kini resmi ditambah dua hari. Penyesuaian durasi belajar ini merespons laporan teknis mengenai sebaran partikel abu vulkanik yang telah menjangkau kawasan Banten dan Kota Tangerang.

Wahyudi mengonfirmasi bahwa langkah ini merupakan bentuk antisipasi dini terhadap penurunan kualitas udara akibat aktivitas vulkanik yang masih fluktuatif. "Kebijakan ini menjadi langkah antisipasi terkait abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau yang dilaporkan telah menyebar ke sejumlah wilayah," tutur Wahyudi.

Masyarakat dan para orang tua murid diimbau untuk tetap tenang serta konsisten menerapkan protokol kesehatan ketat saat harus berada di luar rumah. Penggunaan masker medis menjadi hal wajib guna melindungi saluran pernapasan dari partikel mikro yang terbawa angin.

Dinas Pendidikan bersama instansi terkait dipastikan terus berkoordinasi secara intensif guna memantau perkembangan indikator kualitas udara harian. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan secara berkala untuk menentukan skema kegiatan belajar mengajar pada pekan berikutnya.

Pemerintah Kota Tangerang meminta masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh isu liar dan selalu mengacu pada pengumuman resmi instansi pemerintah. 

Editor : Aris

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network