E-Commerce dan UMKM Dorong Pertumbuhan Industri Percetakan dan Kemasan

Thomas Manggala
Industri percetakan Indonesia menunjukkan pertumbuhan di tengah perubahan pola konsumsi dan percepatan digitalisasi. Foto dok laysander

Perubahan kebutuhan tersebut membuat teknologi digital printing, otomatisasi, finishing, perangkat lunak, serta teknologi kemasan semakin banyak digunakan untuk mendukung efisiensi dan fleksibilitas produksi.

Perkembangan industri tersebut akan menjadi salah satu bahasan dalam ALLPrint Indonesia 2026 yang berlangsung pada 7–10 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Pameran tersebut dijadwalkan menghadirkan sekitar 400 peserta, termasuk 20 UMKM, dari lebih dari 10 negara. Sejumlah sektor yang ditampilkan meliputi digital printing, packaging printing, teknologi karton, printing equipment, finishing technology, tinta, kertas, media cetak, hingga software.

ALLPrint Indonesia 2026 juga akan diikuti sejumlah agenda pendukung, antara lain Indo Sign & AD, Textile Printing, Print For Pack, Inter Corrugated, dan Pro Label Asia.

Selain pameran, sejumlah forum akan membahas perkembangan digital textile printing, otomatisasi industri karton, sertifikasi halal dan kemasan, serta isu industri grafika. Agenda tersebut menjadi ruang pertukaran informasi mengenai adopsi teknologi, efisiensi produksi, dan penyesuaian industri terhadap perkembangan pasar.

Perubahan tersebut menunjukkan industri percetakan tidak hanya bergantung pada kebutuhan cetak konvensional, tetapi semakin terhubung dengan perkembangan e-commerce, kemasan, UMKM, teknologi digital, dan kebutuhan personalisasi produk.

Editor : Hasiholan Siahaan

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network