Program kunjungan tersebut menjadi salah satu bentuk pembelajaran berbasis pengalaman yang mempertemukan lingkungan pendidikan dengan dunia industri. Bagi siswa, kegiatan ini dapat menjadi kesempatan untuk mengenal proses kerja industri sekaligus memperluas wawasan mengenai penerapan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.
Presiden Direktur PT Yili Indonesia Dairy, Yu Miao, mengatakan pengalaman langsung dapat membantu siswa memahami materi pembelajaran secara lebih konkret.
“Pembelajaran tidak hanya terjadi melalui buku atau teori, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang dapat memperluas wawasan anak-anak,” ujar Yu Miao.
Menurut dia, kunjungan pabrik tersebut dilaksanakan secara rutin setiap bulan dan terbuka bagi sekolah dari berbagai wilayah Indonesia. Antusiasme juga datang dari sekolah di luar Pulau Jawa, termasuk Sumatera dan Kalimantan.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
