Presiden Direktur PT Yili Indonesia Dairy, Yu Miao, mengatakan penguatan kapasitas masyarakat di daerah perlu dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor.
“Perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai pusat pengetahuan dan pengembangan sumber daya manusia di daerah, sementara UMK menjadi bagian penting dari penggerak ekonomi masyarakat,” kata Yu.
Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat dapat menciptakan dampak yang lebih luas, terutama dalam memperkuat ekosistem pangan dan kapasitas pelaku usaha di luar pusat-pusat ekonomi utama.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi Merdeka Belajar-Kampus Berdampak (MBKB), karena memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan kompetensi akademiknya melalui persoalan nyata di masyarakat.
Dengan pendekatan tersebut, penguatan keamanan pangan tidak hanya diarahkan pada pemenuhan standar dan regulasi, tetapi juga peningkatan kapasitas pelaku UMK agar mampu menjalankan usaha secara lebih baik dan berkelanjutan.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
