Buntut Keributan Petasan Maulid di Pondok Pinang, Korban Laporkan Kasus Pengeroyokan ke Polda Metro

Puteranegara Batubara
Amanda Andono, warga Jalan Keramat 2, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan saat di Polda Metro Jaya. Foto: Puteranegara Batubara

Mengaku Intimidasi dan Penganiayaan Fisik

Niat hati ingin meminta warga menghentikan petasan secara baik-baik, Amanda justru diintimidasi oleh sejumlah orang di lokasi kejadian. Menurut pengakuannya, ia tidak hanya ditanya mengenai identitas dan latar belakang agamanya, tetapi juga mendapat perlakuan fisik kasar.

"Saya ditanya macam-macam, saya ditahan, diludahin mukanya, disembur mukanya, disuruh pulang. Sampai pada akhirnya, mungkin kalau mungkin yang sudah pernah lihat videonya, secara detail di situ ada. Dan sehingga pas waktu sudah ditahan, malah malah saya dibilang provokator, padahal sebetulnya provokator mereka gitu," ucap Amanda.

Eskalasi emosi massa membuat situasi kian tidak terkendali. Amanda mengaku diseret dan didorong oleh sejumlah orang hingga terjatuh ke dalam saluran air (got), bahkan pakaian dalam yang dikenakannya sampai robek akibat tarikan paksa.

"Jadi setelah itu saya didorong, ditarik, sampai didorong sampai saya hampir masuk, bukan, saya jatuh ke got. Lalu saya ditarik sampai pakaian dalam saya putus gitu. Ya saya udah mau gestur dari mereka tuh udah mau mukul, udah mau nampar apa gimana," paparnya.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network