Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menyampaikan bahwa kolaborasi strategis ini menjadi bagian krusial dalam mendukung transformasi sektor life science nasional. Menurutnya, pemanfaatan bioteknologi tingkat lanjut ini sejalan dengan rekam jejak panjang perusahaan dalam industri farmasi.
“Bagi Bio Farma, pengembangan bidang ini merupakan langkah strategis yang sejalan dengan pengalaman panjang kami dalam pengembangan vaksin dan produk farmasi konvensional,” ujar Shadiq Akasya dalam keterangan resminya di Jakarta.
Shadiq menambahkan bahwa kemitraan riset ini memegang peranan krusial dalam memperkuat ekosistem bioteknologi secara berkelanjutan. Kehadiran dukungan penuh dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM juga dipandang sebagai pendorong utama dalam memperkuat kapasitas manufaktur herbal dan biologis di dalam negeri.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
