get app
inews
Aa Text
Read Next : Rahasia Bagaimana Manusia Mencapai Umur Panjang Terungkap, Cukup Konsumsi Air Mineral Berkualitas

Survei Deloitte Indonesia 2022, Layanan Telemedisin Terus Dimanfaatkan 98% Pengguna

Jum'at, 02 September 2022 | 20:28 WIB
header img
Layanan telemedisin di Indonesia telah menjadi tren di masyarakat dan akan terus berkembang di masa depan. Foto: ist


“Temuan ini mengungkapkan masih terbukanya peluang pengembangan telemedisin di Indonesia dan juga bisnis di bidang tersebut,” kata Steve, memberikan analisa terhadap hasil survei.

Selain survei bagi pengguna, survei bagi tenaga kesehatan juga dilakukan dan diikuti oleh 30 tenaga kesehatan. Hasil dari survei ini mengungkapkan bahwa sebagian kecil atau sebanyak 27,8% responden merasa yakin dalam memanfaatkan telemedisin dalam pekerjaannya.

Sedangkan, 38,80% merasa kurang yakin disebabkan oleh kualitas peralatan. Responden tenaga kesehatan menekankan pentingnya perkembangan teknologi kesehatan digital dan infrastruktur telekomunikasi, serta sistem informasi kesehatan yang terintegrasi dalam mewujudkan layanan telemedisin yang lebih optimal.

Aspek lain yang juga menjadi perhatian adalah payung hukum yang diharapkan lebih dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat dan juga memayungi para praktisi kesehatan.

  Di masa depan, layanan telemedisin juga dapat diintegrasikan dengan teknologi bio-genomika (bio-genomics). Teknologi ini berpeluang memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasien.

Jika ditambah dengan dukungan sistem EMR/HER akan memungkinkan pertukaran data antara sistem layanan kesehatan yang berbeda dan pasien. Untuk mendukung layanan teknologi kesehatan digital, pemerintah sedang melaksanakan Proyek Palapa Ring yang membangun jaringan serat optik nasional sepanjang lebih dari 35.000 km kabel laut dan lebih dari 21 km kabel di daratan untuk menyediakan jaringan 4G di 34 provinsi dan 440 kota dan kabupaten, dan pada tahun 2025 akan memulai jaringan 5G di seluruh Indonesia.

Pembangunan infrastruktur ini sangat penting bagi penyediaan layanan kesehatan digital di Indonesia. 
 Technology Media and Telecommunications Industry Leader, Deloitte Indonesia, Brian Indradjaja mengatakan,

“Pembangunan infrastruktur baik telekomunikasi maupun jaringan distribusi dan logistik sangat penting untuk mendukung layanan kesehatan digital saat ini dan di masa depan, untuk dapat memastikan kecepatan pengiriman obat-obatan dan alat diagnostik sehingga sampel tes diagnostik yang dikirim untuk laboratorium memiliki shelf-life yang baik,” katanya.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut