Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 400 Pasukan Oranye Kota Tangerang Siaga 24 Jam Selama Libur Lebaran
Advertisement . Scroll to see content

Monitoring Kualitas Udara di Kota Tangerang, DLH Operasikan SIPAKU di 4 Lokasi Secara Real Time

Jum'at, 25 Agustus 2023 | 08:54 WIB
  • author Tri Handiyatno
Monitoring Kualitas Udara di Kota Tangerang, DLH Operasikan SIPAKU di 4 Lokasi Secara Real Time
Kepala DLH Kota Tangerang, Tihar Sopian mengemukakan Sistem Pemantauan Kualitas Udara (SIPAKU) diterapkannya guna memonitoring kualitas udara, termasuk mengambil berbagai sampel data terkait polusi udara di kita tersebut.

TANGERANG, iNewsTangsel.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang mengimplementasikan Quality Monitoring System/AQMS (Sistem Pemantauan Kualitas Udara/SIPAKU) guna memonitoring kualitas udara, termasuk mengambil berbagai sampel data terkait polusi udara di kita tersebut.

Alat ini beroperasi selama 24 jam secara real time untuk memberikan informasi kualitas udara di sana. 

“AQMS ini dirancang untuk dapat menghitung kadar senyawa-senyawa tertentu yang ada di udara, seperti PM10, PM 2,5, SO2, NOx, O3, NO2, CO, dan sebagainya,” kata Kepala DLH Kota Tangerang, Tihar Sopian, Kamis, (24/8/2023).

DLH Kota Tangerang telah memasang SIPAKU di empat lokasi strategis yakni Sudimara Barat (AQMS dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan).

Kemudian, Benteng Betawi (AQMS dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), Pasir Jaya (AQMS dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), dan Taman Gajah Tunggal (AQMS dari Badan Riset dan Inovasi Nasional/BRIN).

“SIPAKU telah dioperasikan DLH Kota Tangerang secara optimal, serta akan terus dilakukan perawatan secara rutin untuk menjaga kualitas sensibilitas AQMS tersebut,” ujarnya. 

DLH Kota Tangerang terus mensosialisasikan IPAKU agar masyarakat dapat menerima dan mengakses informasi kualitas udara secara akurat, valid, dan kredibel di Kota Tangerang. 
 

Editor: Mochamad Ade Maulidin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut