Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Indikasi Politisasi Hukum di Pilkada Banten: Pengamat Sebut Tanda Demokrasi Tercoreng
Advertisement . Scroll to see content

Tokoh masyarakat Sumatra Barat Prihatin Mengenai Potensi Kecurangan dalam Pemilu 2024

Jum'at, 12 Januari 2024 | 07:13 WIB
  • author hasiholan
Tokoh masyarakat Sumatra Barat Prihatin Mengenai Potensi Kecurangan dalam Pemilu 2024
Pemilu yang curang dapat menyebabkan negara kehilangan arah dan tujuan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat yang adil dan makmur

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Diskusi publik tentang "Pemilu berintegritas melahirkan pemimpin berkualitas" yang diadakan oleh Majelis Pengurus Wilayah Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sumatra Barat di Kota Padang merupakan salah satu rangkaian kegiatan Pemuda ICMI untuk mengkonfirmasi hasil survei mereka mengenai Pemilu Curang dan Ancaman disintegrasi di Wilayah Sumatra pada tanggal 17-27 Desember.

Menanggapi hasil survei yang disajikan oleh Pemuda ICMI, tokoh Sumatra Barat Dr. Irwandi Suling, MP Datuk Gadang, yang turut serta dalam diskusi sebagai perwakilan tokoh masyarakat adat dan dewan pembina Pemuda ICMI Sumatra Barat, menekankan pentingnya agar hasil survei dari Pemuda ICMI dijadikan sebagai catatan penting oleh penyelenggara pemilu, pemerintah, TNI, Polri, dan ASN untuk menjaga netralitas dalam pelaksanaan pemilu 2024 ini.

Pemerintah tidak boleh meremehkan hasil survei ini, karena hasil tersebut mencerminkan kondisi faktual di masyarakat, terutama bagi sebagian masyarakat di wilayah Sumatera.

"Mereka yang memberikan tanggapan sebagai responden dalam survei ini merespons isu pemilu curang dan ancaman disintegrasi," ungkapnya. Kita tidak ingin negara ini terus merosot karena dipimpin oleh pemimpin yang terpilih melalui pemilu yang curang dan tidak berintegritas," tambahnya.

Selanjutnya, mantan Rektor Universitas Taman Siswa Padang ini menyatakan bahwa masyarakat Malayu bersatu tidak ingin terus dibohongi oleh pemerintahan yang mengkhianati hak-hak suara rakyat. Mereka menyoroti kurangnya perhatian pemerintahan terhadap hak-hak masyarakat di daerah.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut