Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jakarta One Running Series 2026, Cara Baru Menikmati Ibu Kota Lewat Lari 5K Menuju 500 Tahun Jakarta
Advertisement . Scroll to see content

Survei SMRC Terkini Pramono-Rano Memimpin 46%, RIDO 39,1% dan Dharmakun 5%

Senin, 18 November 2024 | 21:55 WIB
  • author Hasiholan
Survei SMRC Terkini Pramono-Rano Memimpin 46%, RIDO 39,1% dan Dharmakun 5%
Direktur SMRC, Deni Irvani, menyebutkan bahwa selisih elektabilitas Pramono-Rano dengan RIDO signifikan dan melebihi margin of error survei.

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Jejak digital Calon Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil (RK), memunculkan kontroversi baru yang memengaruhi peluangnya di Pilkada 2024. Cuitan satire di Twitter 14 tahun lalu kembali viral setelah warganet membagikannya di berbagai platform media sosial. 

Cuitan yang dibuat pada 17 Agustus 2010 itu kembali viral, meskipun cuitan tersebut telah dihapus, tangkapan layarnya tetap tersebar luas.

Menyadari dampaknya, Ridwan Kamil meminta maaf kepada publik pada Minggu (25/8/2024). Dalam permintaan maafnya di akun X, ia mengakui kurang bijaknya cuitan masa lalunya. "Saya mohon maaf jika ada pihak yang tersakiti, terhina, atau merasa tidak nyaman dengan cara saya berekspresi pada masa lalu," tulis RK.

Namun, permintaan maaf tersebut justru menimbulkan polemik baru. Salah satu mantan guru honorer, Sabil Fadhillah, mengungkit kembali insiden beberapa tahun lalu ketika ia dipecat usai mengomentari unggahan Ridwan Kamil dengan bahasa Sunda yang dianggap kurang sopan.

Pengamat politik Abdul Halim menegaskan bahwa seorang pemimpin harus memiliki integritas moral yang tinggi. "Seorang gubernur harus menjadi teladan. Jejak digital seperti ini menunjukkan siapa sebenarnya Ridwan Kamil. Jangan sampai masyarakat salah memilih pemimpin," kata Halim.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut