Demi Keselamatan Masyarakat, Dilarang Mancing di Waduk Situ Gintung Tangsel

Sementara itu, Tommy Rukmantra, operator bendungan, menambahkan bahwa area bendungan harus tetap steril demi keamanan serta pemeliharaan infrastruktur. Ia menjelaskan bahwa Situ Gintung kini berada di bawah pengelolaan Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane.
"Pembatasan area ini memang dilakukan untuk keamanan. Kita punya catatan bahwa tragedi besar pernah terjadi di Bendungan Situ Gintung pada 2009, yang menyebabkan banyak korban jiwa. Ini menjadi perhatian serius bagi kami di PUPR," jelas Tommy.
Ia juga menegaskan bahwa regulasi terkait pengelolaan bendungan telah diatur dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 27 Tahun 2015, yang mencakup pembatasan aktivitas di sekitar bendungan demi keselamatan publik.
Namun, meskipun kebijakan ini bertujuan menjaga keamanan dan keseimbangan ekosistem, para pemancing merasa dirugikan. Mereka mengeluhkan tidak adanya alternatif lokasi lain untuk memancing di dalam area berpagar.
"Saya sudah bertahun-tahun memancing di sini. Sekarang tiba-tiba dilarang tanpa ada solusi lain," keluh Hendro Teguh, seorang pemancing yang biasa datang ke Situ Gintung.
Editor : Hasiholan Siahaan