RS EMC Tangerang Perkenalkan Ruang Rawat Inap Premium dengan Teknologi Modern

TANGERANG, iNewsTangsel.id - RS EMC Tangerang terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan kenyamanan pasien serta keluarga yang menemani. Salah satu inovasi terbaru adalah hadirnya Miltonia Executive Room, ruang rawat inap eksklusif dengan fasilitas setara hotel bintang lima.
Hospital Director RS EMC Tangerang, Clara Pelita, menjelaskan bahwa Executive Room ini menghadirkan 10 kamar perawatan dengan tiga tipe pilihan: Prestige, Signature, dan Royal Suite. Selain desain mewah, kamar-kamar ini juga dilengkapi teknologi canggih untuk meningkatkan kenyamanan pasien.
“Banyak pasien yang menginginkan pengalaman menginap di rumah sakit seperti di hotel. Ini adalah perpaduan kemewahan dan kenyamanan,” ujar Clara dalam peresmian Executive Room RS EMC Tangerang.
Selain kamar yang luas, setiap unit Miltonia Executive Room dilengkapi dengan ruang tunggu mewah bagi keluarga pasien serta teknologi smart room, yang memungkinkan pasien atau keluarga mengontrol berbagai fasilitas hanya dengan perintah suara.
“Pasien atau keluarga cukup mengucapkan perintah untuk menutup pintu, menyalakan lampu, atau mengatur tirai, sehingga suasana menjadi lebih nyaman,” jelas Clara, Jumat (28/2/2025).
Dari segi harga, Miltonia Executive Room ditawarkan mulai dari Rp2 juta hingga Rp4 juta per malam, termasuk makanan untuk pasien dan keluarga. Dengan fasilitas ini, RS EMC Tangerang berharap masyarakat tidak perlu lagi mencari layanan kesehatan ke luar negeri.
RS EMC Tangerang terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik dengan memperhatikan mutu layanan dan keselamatan pasien. Standar tinggi ini diterapkan oleh seluruh staf, mulai dari tenaga medis hingga manajemen rumah sakit.
Selain itu, RS EMC Tangerang juga menjadi satu-satunya rumah sakit di Asia Pasifik yang memiliki teknologi medis Eagle Eye, yaitu implementasi Augmented Reality dalam operasi tulang belakang. Teknologi ini memberikan keamanan lebih tinggi dengan radiasi minimal, sayatan kecil, serta mempercepat proses pemulihan pasien.
Keunggulan lain dari teknologi ini adalah kemampuannya untuk terus diperbarui sesuai perkembangan layanan kesehatan serta kompatibilitasnya dengan berbagai jenis implan.
Editor : Hasiholan Siahaan