Dinding Bangunan Rumah, Prioritas Perlindungan Optimal untuk Kelembaban dan Kebocoran

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Salah satu aspek penting dalam konstruksi dan pemeliharaan bangunan adalah dinding yang dilapisi dengan waterproofing yang baik, sehingga tidak mudah bocor, lembab, dan mengalami kerusakan struktural lainnya. Sayangnya, masih sedikit produk yang dapat memenuhi kebutuhan ini di pasaran. Selain itu, banyak konsumen yang belum sepenuhnya memahami pentingnya waterproofing pada dinding, yang menyebabkan banyak dinding rumah terlihat kusam, rusak, dan tidak nyaman bagi penghuninya.
Menurut Kepala Departemen Sales & Marketing PT Adiwisesa Mandiri Building Products Indonesia (AMBPI), produsen perekat keramik dan pengisi nat, Yadrata, Waterproofing dinding adalah proses atau teknik untuk melindungi dinding bangunan dari penetrasi air atau kelembapan. Ini dapat melibatkan aplikasi bahan pelapis atau sistem kedap air yang dioleskan pada permukaan dinding untuk mencegah masuknya air melalui celah, pori-pori, atau retakan. Tujuannya adalah untuk menjaga integritas struktur bangunan dan mencegah kerusakan yang disebabkan oleh kelembapan yang masuk ke dalam dinding.
“Mengapa waterproofing dinding itu penting? Karena dapat mencegah kerusakan struktur bangunan, menghindari masalah kelembapan di dalam ruangan, mempertahankan estetika dan penampilan dinding, serta mengurangi biaya perawatan jangka panjang,” jelas Yadrata, Senin (24/3/2025).
Yadrata menambahkan bahwa dalam prakteknya, tidak semua jenis waterproofing bisa digunakan untuk permukaan tembok agar dapat melindungi dinding dengan efektif. Ada metode-metode tertentu yang harus dipilih agar waterproofing dapat berfungsi dengan baik.
Beberapa jenis metode waterproofing yang umum digunakan untuk melindungi dinding antara lain: Pelapis Cair (Liquid Waterproofing), yaitu bahan waterproofing yang diaplikasikan langsung pada permukaan dinding dalam bentuk cair. Beberapa jenis pelapis cair ini terbuat dari bahan seperti polimer, bitumen, atau karet, yang memiliki daya rekat tinggi dan ketahanan terhadap kelembapan: (1) Membran Bitumen adalah bahan waterproofing yang sering digunakan untuk melapisi dinding yang rentan terhadap air. Membran ini biasanya berbentuk lembaran dan diterapkan dengan cara dibakar atau ditempelkan pada permukaan dinding. (2) Membran bitumen sangat efektif untuk melindungi dinding dari air dan sering digunakan pada area bawah tanah atau basement. (3) Pasta atau Plester Kedap Air, dapat diterapkan langsung pada permukaan dinding untuk memberikan lapisan pelindung yang efektif terhadap kelembapan. Produk ini sering digunakan untuk melapisi dinding dalam ruangan seperti kamar mandi, dapur, atau ruang bawah tanah yang sering terpapar kelembapan. (4) Waterproofing Karet Cair, digunakan pada dinding yang membutuhkan perlindungan ekstra. (5) Sistem Membran Cair Polimer, cocok untuk dinding yang membutuhkan lapisan perlindungan yang kuat dan tahan lama. Setelah aplikasi, sistem ini membentuk lapisan pelindung yang elastis dan tahan lama terhadap air, cuaca, serta tekanan mekanis.
Editor : Hasiholan Siahaan